Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
Reporter Video:Hendri Chornelius
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU- Umat Katolik mengikuti tablo atau drama untuk mengenang kisah sengsara dan wafat Yesus Kristus di pelantaran Gereja Katedral Hati Kudus Yesus Sanggau, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Jumat 3 April 2026.
Tablo yang dibawakan oleh orang muda katolik (OMK) Paroki Katedral Hati Kudus Yesus Sanggau itu diikuti oleh ratusan umat dengan penuh khidmat.
Rangkaian tablo tersebut memvisualisasikan adegan kisah sengsara Yesus Kristus. Diawali ketika Yesus yang dikhianati muridnya Yudas Iskariot dihadapkan kepada para imam Yahudi dan Ponsius Pilatus kemudian Yesus dijatuhi hukuman mati, prosesi penyaliban hingga Yesus wafat di salib.
Yesus yang mengenakan mahkota berduri dan badan yang penuh luka karena mendapat siksaan dari para algojo dan serdadu Romawi membawa salib menuju ke bukit Golgota yang menjadi tempat penyaliban. Prosesi jalan salib dalam tablo menjadi salah satu rangkaian Pekan Suci Paskah dalam Tri Hari Suci.
Ketua OMK Paroki Katedral Hati Kudus Yesus Sanggau, Jefrie mengatakan bahwa persiapan Tablo ini tergolong singkat, yakni sekitar dua pekan yang lalu. "OMK berencana untuk melaksanakan Tablo ini sejak dua minggu yang lalu. Waktunya sangat singkat persiapannya, tapi puji Tuhan dengan berkat Tuhan dan kerjasama teman-teman semua yang membantu, hari ini kita bisa melaksanakan Tablo dengan semi Tablo. Jadi bukan secara keseluruhan,"katanya.
Kendati waktu persiapan yang singkat, Jefrie bersyukur rangkaian Tablo ini berjalan dengan lancar sesuai dengan apa yang di latih.
Oleh karenanya, ia berharap dengan dilaksanakannya Tablo ini, umat yang mengikuti bisa lebih meresapi proses jalan salib Tuhan Yesus Kristus. "Kemudian bisa lebih mengetahui bagaimana rasanya sebagai Tuhan Yesus Kristus ketika disiksa dan di hina oleh orang-orang yang tidak menyukainya,"ujarnya.
Sementara itu, pameran Yesus pada Tablo, Leander Migkel Chrissyerum mengatakan bahwa peran menjadi Yesus pada semi Tablo yang dilaksanakan ini termasuk peran yang besar. Oleh karenanya, ia harus mendalami agar bisa selalu kuat seperti Tuhan Yesus Kristus. "Kita selalu merenungkan pengorbanan Yesus Kristus dalam jalan salib ini,"ujarnya. (hen).
YouTube: https://www.youtube.com/@VideoTribunPontianak/videos
Facebook: https://www.facebook.com/tribunsingkawangupdate/live_videos
Saluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaLdWgm9WtBzrkP5OS1K
TikTok: https://www.tiktok.com/@tribunpontianak?lang=en
Instagram: https://www.instagram.com/tribunpontianak/?hl=en
Twitter: https://x.com/tribunpontianak