[UNIK & LANGKA] Melihat proses bongkar palang pintu kereta api setelah diganti baru merk SIEMENS

Jan 30, 2026Channel
AI Analysis
Data from YouTube Data API v3Updated Just now

Video Overview

Video Details

Published4 months ago
Duration16:20
Video ID-1RkhRTjriE
Languageid
CategoryAutos & Vehicles
PrivacyPublic
Made for KidsNo
Video TypeRegular Video

Performance Metrics

Views801
Likes15
Comments2
Engagement Rate2.12%
Likes per 100 views1.87
Comments per 1K views2.50

Description

Halo Assalamu'alaikum teman-teman Railfans dan pecinta infrastruktur kereta api! 🚂💨 Dalam video kali ini, kita berkesempatan melihat momen yang cukup langka dan unik, yaitu proses pembongkaran palang pintu kereta api lama. Lokasi ini baru saja mendapatkan pembaruan sistem perlintasan dengan menggunakan teknologi terbaru dari SIEMENS. Biasanya kita hanya melihat saat palang sudah terpasang, namun kali ini kita bisa melihat detail bagaimana tim teknis di lapangan bekerja membongkar perangkat lama yang sudah purna tugas untuk memastikan area perlintasan bersih dan sistem Siemens yang baru dapat berfungsi maksimal. Apa yang menarik di video ini? ✅ 0:33 Detik-detik pengangkatan palang pintu lama. ✅ 09:28 Proses uji coba palang pintu baru siemens tanpa mengganggu kendaraan yang akan melintas. ✅ Penampakan lebih dekat mesin palang pintu Siemens S80/Artindo yang baru terpasang. ✅ Suara alarm (sirine) khas Siemens yang terdengar lebih modern dan jernih khas Eropa & Amerika Lokasi: [JPL 110 Cikarang] Jl. KH. Fudholi, Karangasih, Kec. Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat 17530. Video: [26 November 2025] Jangan lupa untuk LIKE, COMMENT, dan SUBSCRIBE agar tidak ketinggalan update terbaru seputar perkeretaapian Indonesia dan teknologi transportasi lainnya! Kritik dan saran yang membangun sangat saya harapkan di kolom komentar di bawah. Terima kasih sudah menonton! 🙏✨ #KeretaApiIndonesia #SiemensRailway #PalangPintuKereta #RailfansIndonesia #InfrastrukturKA #UniqueMoment #PerlintasanKeretaApi #JPL #HuntingKereta

Related Videos

More videos from Fajar Ari Utomo