RI QATAR BANGUN PERUSAHAAN SENJATA BARU USV-KAPAL SELAM DIGEBER, PM MODI AKAN KE RI, TEKEN BRAHMOS??
Jun 4, 2026•Channel
AI Analysis
Data from YouTube Data API v3•Updated Just now
Video Overview
Video Details
Published1 month ago
Duration9:28
Video ID-JG40L6LVJM
Languageid
CategoryNews & Politics
PrivacyPublic
Made for KidsNo
Video TypeRegular Video
Performance Metrics
Views26.3K
Likes1.4K
Comments159
Engagement Rate5.94%
Likes per 100 views5.34
Comments per 1K views6.04
Video Tags
Description
RI QATAR BANGUN PERUSAHAAN SENJATA BARU USV-KAPAL SELAM DIGEBER, PM MODI AKAN KE RI, TEKEN BRAHMOS??
Okehhh lanjut dua kabar pertahanan gacorr datang lagi untuk Indonesia
Pertama, Indonesia dan Qatar resmi memperkuat kerja sama pertahanan melalui penandatanganan berbagai kesepakatan strategis yang mencakup pendidikan militer, latihan bersama, pengembangan SDM pertahanan hingga industri pertahanan.
Menariknyaa, Republikorp Indonesia dan Barzan Holdings Qatar resmi membentuk perusahaan patungan bernama Republik Barzan. Perusahaan ini akan fokus mengembangkan berbagai alutsista strategis seperti senjata ringan, Unmanned Surface Vessel (USV) atau kapal tanpa awak, hingga kapal selam mini (midget submarine).
Mengapa Qatar tertarik menggandeng Indonesia? Apa keuntungan yang bisa diperoleh industri pertahanan nasional? Dan bagaimana peluang transfer teknologi serta ekspor alutsista Indonesia ke Timur Tengah?
Kabar kedua tak kalah mengejutkan. Perdana Menteri India Narendra Modi dikabarkan akan berkunjung ke Jakarta pada 5-6 Juli 2026 untuk bertemu Presiden Prabowo Subianto.
Di tengah kunjungan tersebut, perhatian tertuju pada kemungkinan finalisasi kontrak rudal supersonik BrahMos yang selama ini menjadi salah satu proyek pertahanan paling dinantikan Indonesia. Jika kontrak diteken, kapan rudal BrahMos mulai dikirim ke Indonesia? Apakah hanya pembelian atau akan berkembang menjadi kerja sama industri pertahanan yang lebih luas?
Simak video lengkapnya sampai habisss boss
#Indonesia #Qatar #RepublikBarzan #BrahMos #NarendraModi #Prabowo #TNI #Alutsista #PertahananIndonesia #Geopolitik