Tak Ada Jejak Tertinggal, Tim SAR Setop Pencarian Nelayan Hilang di Laut Bombana Sulawesi Tenggara

Jun 12, 2026Channel
AI Analysis
Data from YouTube Data API v3Updated Just now

Video Overview

Video Details

Published3 weeks ago
Duration0:20
Video ID-kYHpIQa5Bo
Languageid
CategoryNews & Politics
PrivacyPublic
Made for KidsNo
Video TypeYouTube Short

Performance Metrics

Views1.1K
Likes6
Comments0
Engagement Rate0.57%
Likes per 100 views0.57
Comments per 1K views0.00

Description

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Tim SAR Gabungan menghentikan operasi pencarian terhadap Tuang alias Igo (37) setelah hari ketujuh di Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Tuang merupakan seorang nelayan yang dilaporkan hilang di Perairan Boepinang, Desa Larete, Kecamatan Poleang Tenggara. Hingga Jumat (12/6/2026) sore, Tim SAR Gabungan tidak menemukan tanda-tanda keberadaan korban TU. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari, Amiruddin AS, mengatakan keputusan penghentian operasi tersebut diambil setelah tim melakukan pencarian intensif selama sepekan di sekitar lokasi kejadian. "Mengingat operasi SAR telah memasuki hari ketujuh dan tidak ada tanda-tanda keberadaan korban, operasi pencarian dinyatakan ditutup. Seluruh unsur yang terlibat telah dikembalikan ke kesatuan masing-masing," ujar Amiruddin melalui keterangan resminya, Jumat (12/6/2026). Meski operasi resmi dihentikan, ia menegaskan bahwa status tersebut bersifat dinamis. Operasi pencarian dapat dibuka kembali sewaktu-waktu apabila kemudian hari ditemukan bukti atau petunjuk baru mengenai keberadaan korban. Kronologi Kejadian Peristiwa nahas ini bermula pada Jumat (5/6/2026). Korban, yang merupakan warga Wawonii, Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep), berangkat melaut bersama 10 orang kru kapal lainnya sekitar pukul 15.00 Wita. Berdasarkan keterangan juragan kapal, H Daeng Gassing, kapal mulai menebar jaring pada pukul 17.45 Wita. Sekitar satu jam berselang, yakni pukul 18.45 Wita, korban meminta izin kepada rekan-rekannya untuk buang air besar di laut menggunakan alat bantu apung berupa sepotong gabus. Saat itu, 10 orang kru lainnya tetap fokus menarik jaring. Namun, saat proses penarikan jaring selesai pada pukul 19.30 Wita, juragan kapal menyadari korban tidak berada di atas kapal. #tribunnewssultra Download aplikasi berita Tribun X di Playstore atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru. Program: Video Editor: Sumber: Uploader: Update info terkini via tribunnewssultra.com | http://tribunnewssultra.com Follow akun Instagram @tribunnewssultradotcom Follow akun Twitter @tribunsultra Follow dan like fanpage Facebook Tribunnews Sultra YouTube business inquiries: [email protected]

Related Videos

More videos from Tribunnews Sultra Official