Pembina Paskibra SMA Negeri 1 Bintan Utara, Ghany Nurmansyah Bangga dengan Raudah Lolos Seleksi
May 15, 2026•Channel
AI Analysis
Data from YouTube Data API v3•Updated Just now
Video Overview
Video Details
Published3 weeks ago
Duration1:20
Video ID1M7bfgD_Ods
Languageid
CategoryNews & Politics
PrivacyPublic
Made for KidsNo
Video TypeRegular Video
Performance Metrics
Views84
Likes2
Comments0
Engagement Rate2.38%
Likes per 100 views2.38
Comments per 1K views0.00
Description
Lolos Seleksi Paskibraka Provinsi, Siswi SMAN 1 Binut Raudah Mabrura Yakin Bisa Bersaing di Level Nasional
Laporan Wartawan Tribun Batam.id, Ronnye Lodo Laleng.
TRIBUN BATAM.id, BINTAN - Kebanggaan luar biasa kembali hadir di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Bintan Utara, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
Kali ini sekolah yang terletak di Jl. Sakera, Tanjunguban Utara ini akhirnya kembali mengirimkan satu siswi terbaik untuk mengikuti seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) di Jakarta.
Nama sekolah dan daerah kembali harum lewat keberhasilan salah satu siswinya, Raudah Mabrura.
Siswi 17 tahun itu menjadi satu-satunya pelajar dari Kabupaten Bintan yang lolos seleksi hingga ke tingkat nasional.
Raudah dan lima pelajar di beberapa sekolah lain, bakal mewakili Kepri untuk seleksi Paskibraka tahun 2026.
Raudah mampu melewati perjalanan panjang serangkaian seleksi yang sangat ketat.
Tahapan seleksi tersebut di awali dari tingkat sekolah, lalu berlanjut ke tingkat kabupaten, hingga akhirnya mampu bersaing dan lolos di tingkat provinsi.
Ratusan peserta berbakat dari berbagai daerah di Kepri, siswi yang pernah sekolah di SDN 003 dan SMPN 12 Bintan ini berhasil membuktikan dirinya layak mewakili Kepri.
"Alhamdulillah saya bangga sampai di titik ini," kata Raudah saat ditemui Wartawan Tribun Batam.id, Senin (11/5/2026).
Dia berhasil mengikuti seleksi secara bertahap, dimulai mulai dari Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), pemeriksaan kesehatan, kesamaptaan jasmani, wawancara sampai penilaian minat dan bakat.
Khusus pada tahap seleksi tingkat provinsi, tantangan yang dihadapi semakin berat.
Peserta tidak hanya diuji kemampuan fisik dan pengetahuan, namun juga harus menjalani tes psikologi serta penilaian mendalam terkait minat dan bakat.
Hal ini menjadi perhatian khusus dari tim penilai yang ditunjuk oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).
“Saya sempat syok saat nama saya diumumkan lolos seleksi tingkat nasional," kata sebut pelajar yang hobinya Taekwondo tersebut.
Rasa senang dan bangga tentu jauh lebih besar karena bisa membawa nama sekolah SMA N 1 Bintan Utara.
Apalagi, terakhir kali ada siswa yang lolos seleksi Paskibraka tingkat nasional dari sekolah ini sudah lama, yakni 2018 lalu.
Meski persaingan di tingkat nasional nanti diprediksi akan semakin ketat, Raudah mengaku sangat optimistis.
Raudah bertekad memberikan yang terbaik dan mengharumkan nama Provinsi Kepulauan Riau.
“Saya harus yakin 100 persen lolos seleksi tingkat nasional. Saya tetap semangat dan optimis," kata dia.
Semangatnya itu semakin kuat setelah mendapatkan dukungan penuh yang mengalir kepadanya.
Mulai dari keluarga, pembina Paskibra, kepala sekolah, para guru, hingga teman-teman sepermainan semuanya memberikan dorongan moril agar lolos.
"Ayah saya paling mendukung seluruh perjalanan saya. Begitu juga pihak sekolah dan teman-teman, dukungannya luar biasa,” ucap anak ke tiga dari empat bersaudara itu.
Pembina Paskibra SMA Negeri 1 Bintan Utara, Ghany Nurmansyah, menyambut baik sekaligus sangat bangga atas capaian anak didiknya itu.
Momen ini merupakan kali kedua sekolahnya mengirimkan perwakilan ke tingkat nasional setelah vakum selama delapan tahun terakhir.
“Pada tahun 2018 ada siswa kami bernama Diko yang lolos, dan sekarang di tahun 2026 ada lagi Raudah. Rasanya senang dan lega sekali bisa mengulang prestasi ini,” akunya.
Keberhasilan Raudah bukan semata-mata karena fisik yang kuat, melainkan juga karena karakter kepribadiannya yang matang.
"Sebagai pengurus OSIS di bagian sekretaris, Raudah dikenal sebagai sosok yang rapi, tegas, namun tetap santun," bebernya.
Dia menyampaikan, seleksi Paskibraka itu bukan hanya soal fisik yang kuat, tetapi karakter dan kepribadian menjadi poin penilaian yang besar.
Kepala SMA Negeri 1 Bintan Utara, Sunardi. Ia mengapresiasi kerja keras Raudah dan berharap putri daerah ini mampu menembus tahap akhir hingga nanti bertugas di Istana Negara.
“Sukses dan selamat buat ananda Raudah. Sekolah telah berhasil mengulang keberhasilan kami di tahun 2018 saat siswa kami juga lolos ke seleksi nasional,” ujar Sunardi bangga.
Dia berdoa agar Raudah mampu melangkah lebih jauh lagi.
Keberhasilan ini bukan sekadar pencapaian individu, melainkan semangat baru bagi seluruh pelajar dan guru di sekolah.
"Prestasi ini merupakan anugerah yang sangat membanggakan bagi sekolah dan menjadi penyemangat baru bagi kami semua serta siswa-siswi lain untuk terus berprestasi ke depan," kata dia. (ron).
(TRIBUNBATAM.id/ Ronnye Lodo Laleng).
PASKIBRAKA - Raudah Mabrura (17) siswi asal SMA Negeri 1 Bintan Utara yang lolos dan siap ikuti seleksi Paskibraka tingkat nasional di Jakarta dalam waktu dekat.