Kapal Nuklir AS 'Kabur' setelah Dihujani Drone IRGC saat Dekati Selat Hormuz, Jauhi Perbatasan Iran

Mar 6, 2026Channel
AI Analysis
Data from YouTube Data API v3Updated Just now

Video Overview

Video Details

Published3 months ago
Duration0:06
Video ID1bA0g5YbVRY
Languageid
CategoryNews & Politics
PrivacyPublic
Made for KidsNo
Video TypeYouTube Short

Performance Metrics

Views5.7K
Likes19
Comments0
Engagement Rate0.33%
Likes per 100 views0.33
Comments per 1K views0.00

Description

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru TRIBUN-VIDEO.COM - Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim menyerang kapal USS Abraham Lincoln. Serangan itu diluncurkan saat kapal AS mendekati wilayah Selat Hormuz. Laporan tersebut juga disampaikan televisi pemerintah Iran pada Kamis (5/3). Namun televisi pemerintah Iran tak merinci secara detail terkait serangan tersebut. IRGC mengklaim meluncurkan drone untuk menggempur kapal induk berkekuatan nuklir milik AS. Adapun penyerangan itu dilakukan saat kapal induk AS mendekati perbatasan maritim Iran sejauh 340 km. Setelah serangan drone Iran, kapal induk AS langsung mundur dan menjauh. USS Abraham Lincoln disebut bergerak lebih dari 1.000 km menjauh dari perbatasan Iran. Sebelumnya, IRGC juga mengklai telah melakukan penyerangan ke kapal tanker minyak AS. Serangan itu diluncurkan saat kapal tanker minyak AS berada di Teluk Persia pada Kamis (5/3). Akibatnya, kapal tanker minyak AS disebut terbakar saar subuh. Menurut pernyataan Humas IRGC, kapal tersebut tertabrak lalu terbakar. Iran mengklaim serangan itu sebagai balas dendam lantaran kapal perang ditenggelamkan AS. Bahkan serangan balasan itu diluncurkan hanya selang beberapa jam setelah kapal perang Iran digempur pasukan Donald Trump (Tribun-Video.com) Artikel ini telah tayang di TASS dengan judul Angkatan Laut IRGC mengklaim telah mengusir kapal induk AS dari pantai Iran — TV https://tass.com/world/2097249 Editor Video: Diah Putri Pamungkas

Related Videos

More videos from TRIBUNWOW OFFICIAL