Negara-Negara Teluk Kompak Mengutuk Keras Iran, Serangan Dinilai Makin Menutup Pintu Dialog
Jun 11, 2026•Channel
AI Analysis
Data from YouTube Data API v3•Updated Just now
Video Overview
Video Details
Published1 month ago
Duration8:01
Video ID1qQ2LlipyUk
Languageid
CategoryNews & Politics
PrivacyPublic
Made for KidsNo
Video TypeRegular Video
Performance Metrics
Views114
Likes1
Comments1
Engagement Rate1.75%
Likes per 100 views0.88
Comments per 1K views8.77
Video Tags
Description
TRIBUN-VIDEO.COM - Negara-negara anggota Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) mengutuk keras serangan Iran terhadap Bahrain, Kuwait, dan Yordania dalam pertemuan tingkat menteri ke-167 yang digelar di Manama, Bahrain, pada Rabu (10/6/2026).
GCC menilai tindakan Iran tidak mendukung upaya perdamaian dan justru memperburuk ketegangan di kawasan.
Dalam pernyataannya, GCC menyebut serangan tersebut telah merusak kepercayaan, memperdalam perpecahan, dan menghambat jalur dialog yang selama ini diupayakan negara-negara Teluk.
Menurut mereka, agresi dan intimidasi tidak akan menciptakan stabilitas regional.
GCC kembali menegaskan komitmennya terhadap penyelesaian konflik melalui jalur diplomasi, hubungan bertetangga yang baik, dan dialog damai.
Dewan GCC juga mempertanyakan bagaimana hubungan yang lebih baik dapat dibangun jika serangan semacam itu terus dilakukan.
Meski mengkritik Iran, GCC menyatakan pintu dialog tetap terbuka bagi pihak yang memilih pendekatan damai dan menghormati hubungan antarnegara.
Namun mereka memperingatkan bahwa kebijakan agresif hanya akan membuat Iran semakin terisolasi.
Pernyataan tersebut dikeluarkan di tengah meningkatnya ketegangan setelah Bahrain, Kuwait, dan Yordania menjadi sasaran serangan rudal dan drone Iran.
Bahrain dilaporkan mencegat sejumlah proyektil yang mengarah ke wilayahnya.
GCC menyebut serangan itu sebagai pelanggaran terang-terangan terhadap kedaulatan negara, keselamatan warga sipil, dan integritas wilayah ketiga negara tersebut.
Dewan menegaskan solidaritas penuh kepada Bahrain, Kuwait, dan Yordania.
Mereka menyatakan keamanan negara-negara Teluk saling terkait sehingga ancaman terhadap satu negara dianggap sebagai ancaman terhadap seluruh anggota.
GCC juga menegaskan hak setiap negara anggotanya untuk melakukan pembelaan diri secara individu maupun kolektif sesuai Pasal 51 Piagam PBB.
Hak tersebut mencakup langkah-langkah yang sah untuk menghadapi serangan bersenjata.
Menurut GCC, serangan terbaru tidak akan melemahkan persatuan negara-negara Teluk.
Sebaliknya, insiden itu disebut semakin memperkuat solidaritas dan tekad bersama dalam menjaga keamanan kawasan.
Dalam pernyataannya, GCC juga menyalahkan Iran atas dampak keamanan yang ditimbulkan, termasuk ancaman terhadap pelayaran internasional dan pasokan energi global.
Mereka mendesak Teheran segera menghentikan seluruh serangan terhadap negara-negara Teluk.
GCC turut meminta Dewan Keamanan PBB dan komunitas internasional mengambil langkah tegas dengan mengutuk serangan tersebut. (*)
Program: Live Update
Host: Isti Ira Kartika Sari
Editor Video: Rifqi Khusain
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.
Ikuti juga informasi melalui akun media sosial dan website kami:
Website : https://cirebon.tribunnews.com
Instagram: https://www.instagram.com/tribuncirebondotcom
Twitter : https://twitter.com/tribun_cirebon
Facebook : https://www.facebook.com/tribuncirebon
Tiktok : https://www.tiktok.com/@tribuncirebon.com
#tribuncirebon #NegaraTeluk #Iran #KonflikTimurTengah #GCC #DiplomasiInternasional #PolitikLuarNegeri #KeteganganGlobal #StabilitasKawasan #Update2026 #WartaDunia