SPICY FOOD IN PHNOM PENH #03

Feb 21, 2025‱Channel
AI Analysis
Data from YouTube Data API v3‱Updated Just now
Ria SW
Ria SW

4.7M subscribers

View Channel

Video Overview

Video Details

PublishedFeb 21, 2025
Duration17:39
Video ID1yPOlkfrR00
Languageen
CategoryEntertainment
PrivacyPublic
Made for KidsNo
Video TypeRegular Video

Performance Metrics

Views745.9K
Likes25.1K
Comments996
Engagement Rate3.49%
Likes per 100 views3.36
Comments per 1K views1.34

Description

Hello~! Aku nulis ini sembari nunggu Gixy mandi dan potong bulu~ đŸ¶ Woof! Woof! Belakangan terakhir aku balik ke habit yang gak bagus nih. B E G A D A N G. Karena deadline editan dan prepro kejar-kejaran. Alhasil efeknya juga ke schedule gym — yang gak bisa seintens biasanya. Tenang, Iaaa’. Ini hanya untuk sementara kok. Aku harus balik “on-track” sesegera mungkin~đŸ”„ Karena kebiasaan baik itu harus dipertahankan dan gak boleh ditinggalin, kan? ————————————————————— Kalian ada cerita baru apa? Cerita-cerita dong đŸ„č Selalu aku doang nih yang cerita huuaaaaa ————————————————————— Hari ini ketika aku bangun tidur — seperti biasa aku akan cek handphone sebentar — aku dapat kiriman layar (screenshot) dari teman. Isinya: “11/365 Suatu hari nanti, saat Tuhan sudah izinkan kamu mencapai mimpi itu, berjanjilah untuk tetap rendah hati.” Aku secara spontan bilang, “Amiiiinn. Tuhan, tolong ajari aku untuk selalu menjadi sosok yang menginjak bumi.” đŸ™đŸŒ *** Aku jadi teringat kejadian kemarin malam. Kami (aku dan dua teman lainnya) ngongkrong di Coffee Shop untuk bertukar cerita tentang kehidupan kami. Setelah ngobrol panjang lebar, kami terdiam dan menikmati senja. Tenggelam dalam pemikiran masing-masing. Kalau ada orang lain yang melihat kami, aku yakin mereka bakal mikir: “Keren banget melihat senja dengan pose seperti mau pemotretan.” Iya. Kursi coffee shopnya emang estetik. Ditambah pemandangannya yang gak kalah estetik. Kalian tau pose Meteor Garden ketika Shancai tunjuk langit? Kira-kira seperti itulah pose kami. Tentu aja minus adegan menunjuk langit. Apa yang mereka lihat di kami, gak sekeren sama apa yang sedang kami hadapi. Bertolak belakang banget. Kalian pernah kayak gini, kan? Kadang kita cenderung melihat kehidupan orang lain dengan “mata indah” — hanya (mau) melihat hal-hal indah dan enak. Sedangkan melihat hidup sendiri dengan “mata sembab” — hanya fokus melihat hal-hal buruk dan kurang beruntungnya. Padahal kalo dipikir-pikir, kadar enak dan gak enaknya kita dengan orang lain mungkin sama. Cuma beda wujudnya aja. đŸ€”đŸ’­ Apa pun itu, semoga ketika kita berhasil mengatasi hal-hal gak enak, sulit dan kurang beruntungnya, kita tetap rendah hati~ Sama seperti tangkapan layar yang aku baca pagi ini. 💛 xoxo, RSW

Related Videos

More videos from Ria SW