Pasca Tewasnya Khamenei, Perang Berakhir atau Memanas? (2/3/2026)
Mar 7, 2026•Channel
AI Analysis
Data from YouTube Data API v3•Updated Just now
Video Overview
Video Details
Published4 months ago
Duration33:26
Video ID2BShqD46XX4
Languageid
CategoryNews & Politics
PrivacyPublic
Made for KidsNo
Video TypeRegular Video
Performance Metrics
Views148
Likes0
Comments0
Engagement Rate0.00%
Likes per 100 views0.00
Comments per 1K views0.00
Video Tags
Description
KOMPAS.TV - Militer Israel merilis video serangan ke markas besar Iran di Teheran pada Minggu (1/3/2026) waktu setempat.
Rekaman memperlihatkan asap pekat membumbung usai ledakan di pusat Kota Teheran.
Dalam serangan itu, Amerika Serikat dan Israel mengklaim pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei, tewas akibat serangan yang dilancarkan pada Sabtu pagi, 28 Februari.
Pada hari yang sama, Iran menembakkan rudal ke sejumlah wilayah di Israel dan negara-negara Arab Teluk sebagai serangan balasan atas pembunuhan pemimpin tertinggi Iran.
Korps Garda Revolusi Iran mengatakan mereka melakukan “serangan rudal dan drone yang meluas” terhadap Israel sebagai respons atas serangan sebelumnya.
Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, mengumumkan dewan kepemimpinan sementara resmi mulai bekerja pasca wafatnya pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei. Pengumuman disampaikan melalui televisi pemerintah di tengah memanasnya konflik Iran dengan Israel dan serangan gabungan AS–Israel ke Teheran.
Hingga Minggu waktu Iran, Israel dan AS masih menggempur Iran.
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengatakan serangan terhadap ibu kota Iran akan semakin meningkat dalam beberapa hari mendatang.
Berbicara dari atap markas militer di Kirya, Tel Aviv, Netanyahu mengatakan Israel melibatkan bantuan Amerika Serikat dalam kampanye militer terhadap Iran dan mengaku sudah 40 tahun mengharapkan serangan mematikan terhadap Iran.
Sementara itu, pakar hukum internasional Universitas Padjadjaran, Teuku Rezasyah, menyatakan serangan balik yang dilakukan Iran terhadap Israel sah di mata hukum internasional dan sesuai Piagam PBB.
Teuku Rezasyah mengatakan Iran mempertahankan kedaulatannya dan mayoritas warga Iran masih memercayai pemimpinnya.
Pasca tewasnya Khamenei akibat serangan AS–Israel, warga Iran berkumpul di Lapangan Enghelab, Teheran, sebagai bentuk duka cita.
Warga berduka atas kematian pemimpin tertinggi mereka sekaligus mengutuk serangan AS dan Israel.
Televisi pemerintah Iran mengumumkan masa berkabung nasional selama 40 hari dan tujuh hari sebagai libur nasional.
Lantas seperti apa situasi di kawasan Timur Tengah pascakematian Khamenei? Apakah perang akan segera berakhir, atau justru Iran akan semakin melawan? Apa dampaknya bagi situasi wilayah Arab Teluk dan Indonesia?
Hal ini dibahas bersama pengamat senior Timur Tengah, Musthafa Abdul Rahman, dan Guru Besar Bidang Hubungan Internasional Saint Petersburg State University, Connie Rahakundini.
Content Creator: Shinta Millenia
#iran #israel #perang #as #rudal #alikhamenei
Terima kasih sudah menonton!
Jangan lewatkan berita dan inspirasi terkini dari Pulau Dewata. Dukung kami dengan LIKE, berikan pandangan Anda di KOMENTAR, BAGIKAN kepada kerabat Anda, dan pastikan Anda SUBSCRIBE untuk mendapatkan notifikasi video terbaru.
🔔 Jangan Lupa Nyalakan Lonceng Notifikasi! 🔔
KompasTV Dewata Official Channel.
Inspirasi Bali. Berita Terpercaya.
Tonton Kami Langsung di TV:
Setiap hari pukul 05.30 WITA - 08.00 WITA
Jelajahi Konten Kami:
🎥 VIDEO TERBARU: https://www.youtube.com/channel/UCUVrUZlvvm3WJ_Vz4VsOMEw/videos
✅ SUBSCRIBE SEKARANG: https://www.youtube.com/channel/UCUVrUZlvvm3WJ_Vz4VsOMEw?sub_confirmation=1
Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/Kompastvdewata/
Instagram: https://www.instagram.com/kompastvbalidewata/