Renungan Harian Suara Alfa Omega - Jumat, 3 April 2026
Apr 2, 2026•Channel
AI Analysis
Data from YouTube Data API v3•Updated Just now
Video Overview
Video Details
Published2 months ago
Duration2:32
Video ID2CQG5VPjZC8
Languageid
CategoryNonprofits & Activism
PrivacyPublic
Made for KidsNo
Video TypeRegular Video
Performance Metrics
Views312
Likes45
Comments2
Engagement Rate15.06%
Likes per 100 views14.42
Comments per 1K views6.41
Description
*_Jumat, 03 April 2026_*
*MERENDAHKAN DIRI*
_Kemudian di sana, di tepi sungai Ahawa itu, aku memaklumkan puasa supaya kami merendahkan diri di hadapan Allah kami dan memohon kepada-Nya jalan yang aman bagi kami, bagi anak-anak kami dan segala harta benda kami. (Ezra 8:21)_
Ada sebuah gereja yang terletak di suatu desa yang cukup jauh dari kota. Bangunan gereja yang terbuat dari kayu tersebut sudah cukup tua, hampir semua bangunannya sudah rusak. Hingga suatu ketika, gembala dan jemaat memutuskan untuk membangun gedung baru daripada merenovasinya. Semua kebutuhan untuk pembangunan gereja didoakan oleh gembala dan semua jemaat. Selain itu, usaha nyata untuk membantu biaya pembangunan dilakukan jemaat melalui penjualan hasil pertanian dan peternakan setiap minggu setelah ibadah selesai.
Gelombang kepulangan orang Israel ke Yerusalem terus berlanjut pada zaman pemerintahan raja Artahsasta, raja Persia. Pada gelombang kepulangan kali ini, dipimpin oleh Ezra, seorang ahli kitab. Setelah menghimpun orang Israel maka Ezra memaklumkan doa dan puasa, merendahkan jiwa supaya Tuhan menyertai dan melindungi mereka dalam perjalanan menuju Yerusalem. Dengan berpuasa, Ezra dan seluruh rakyat yang bersamanya menyatakan penyerahan diri secara utuh pada kehendak Allah.
Menyadari bahwa jiwa kita sering memberontak dan tidak sesuai dengan hati Tuhan , maka berpuasa dengan tujuan merendahkan jiwa sangatlah penting. Memang tidak mudah karena ada korban yang harus kita berikan. Korban yang dimaksud salah satunya adalah sikap hati kita. Pada dasarnya manusia memiliki sikap tinggi hati dan mau menang sendiri. Sikap inilah yang harus kita korbankan dengan merendahkannya dihadapan Tuhan dengan kesadaran dan ketulusan hati. Saat kita melakukannya dengan pengetahuan dan tujuan yang benar, pasti mendapat perhatian dan pertolongan dari Tuhan. (HB-02)
_*Doa:* Tuhan Yesus, kami mau belajar untuk merendahkan jiwa kami, mencari wajah-Mu dan bertobat, supaya hidup kami semakin diperbaharui dari hari ke hari. Dalam nama Tuhan Yesus Kristus kami berdoa. Amin._