Kritik Keras Rektor UIN KHAS Jember: Jangan Bicara Agama Tanpa Ilmu yang Jelas! | KOMPAS PAGI
Apr 6, 2026•Channel
AI Analysis
Data from YouTube Data API v3•Updated Just now
Video Overview
Video Details
Published1 month ago
Duration43:18
Video ID3ICK9ve8v7Y
Languageid
CategoryNews & Politics
PrivacyPublic
Made for KidsNo
Video TypeRegular Video
Performance Metrics
Views863
Likes0
Comments1
Engagement Rate0.12%
Likes per 100 views0.00
Comments per 1K views1.16
Video Tags
#berita kompastv#kompas tv#berita terbaru hari ini#viral terbaru#breaking news#berita terkini#mui jember#musda mui jember#uin khas jember#abdul haris mui#berita jember hari ini#ulama jember#fatwa mui#kehidupan beragama#rektor uin khas#kompastv jember#berita jawa timur#informasi agama islam#musyawarah daerah mui.
Description
KOMPAS.TV --- Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Jember menggelar Musyawarah Daerah (Musda) bertempat di Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember pada Sabtu siang pekan lalu. Kegiatan ini dihadiri oleh forum ulama, tokoh masyarakat, serta perwakilan anggota dari 31 kecamatan di seluruh Jember. Musda kali ini menjadi momentum penting untuk memperkuat peran MUI sebagai rujukan utama atau "kompas" dalam kehidupan beragama di tengah masyarakat. Rektor UIN KHAS Jember dalam sambutannya mengingatkan bahwa ulama adalah penerus Nabi yang wajib memberikan arah jelas, terutama saat arus informasi digital seringkali membingungkan umat muslim. "MUI harus hadir sebagai navigator. Saat ini banyak orang bicara agama tanpa otoritas dan nilai keilmuan yang jelas. Inilah mengapa optimalisasi peran MUI sebagai penunjuk arah yang benar harus ditingkatkan setiap tahun," tegas Rektor UIN KHAS Jember. Senada dengan hal tersebut, Ketua MUI Jember Abdul Haris menyatakan bahwa independensi adalah syarat mutlak bagi institusi ini. Ia menjamin bahwa setiap fatwa yang dikeluarkan oleh MUI Jember bebas dari intervensi pihak manapun dan selalu didasarkan pada kajian ilmiah yang mendalam. "Aspek ilmiah menjadi sangat penting agar fatwa bisa dipertanggungjawabkan. Fokus kami ke depan adalah mendorong implementasi fatwa yang sudah ada melalui koordinasi aktif dengan berbagai pihak," ujar Abdul Haris. Selain itu, ia juga menekankan pentingnya menjaga soliditas tim agar pelayanan kepada umat tetap maksimal meski di tengah keterbatasan.
📢 Simak berita selengkapnya dan jangan lupa LIKE 👍, KOMENTAR 💬, dan SUBSCRIBE 🔔 untuk update berita terbaru dari Jawa Timur dan sekitarnya.
#MUIJember #MusdaMUI #UINKHASJember #UlamaIndonesia #BeritaJember #FatwaMUISahabat
Join this channel to get access to perks:
https://www.youtube.com/channel/UCOuwLct59ZOFrwhDIY6tVxw/join
Sahabat Kompas TV Jember, jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Kompas TV Jember, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.
Jangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live.
Sahabat Kompas TV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv
Facebook : https://www.facebook.com/profile.php?id=100010540572678
Instagram : https://www.instagram.com/kompastv_jember/?hl=id
Tiktok: https://www.tiktok.com/@kompastv_jember
Twitter : https://twitter.com/KompasTV_Jember
KOMPASTV JEMBER CHANEL 54 UHF
Alamat Redaksi: Jl. KH. Wahid Hasyim - 22C, Kel. Kepatihan - Kec. Kaliwates - Jember, Telpon : 0331-412763