🔴HEBOH! NAMA DUDUNG DAN WAKIL KPK DIKAITKAN SKANDAL KORUPSI MBG, BEGINI KLARIFIKASINYA

Jun 11, 2026Channel
AI Analysis
Data from YouTube Data API v3Updated Just now

Video Overview

Video Details

Published1 month ago
Duration1:04:33
Video ID3qtyqZB0aPQ
Languageid
CategoryNews & Politics
PrivacyPublic
Made for KidsNo
Video TypeRegular Video

Performance Metrics

Views145
Likes0
Comments0
Engagement Rate0.00%
Likes per 100 views0.00
Comments per 1K views0.00

Description

Sejumlah nama tokoh disebut terlibat dalam skandal korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyeret mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana dan dua wakilnya, Lodewyk Pusung dan Sony Sonjaya. Satu di antaranya adalah Kepala Kantor Staf Presiden Dudung Abdurrachman yang telah membantah tudingan tersebut. Dudung ditemui pada Rabu (10/6/2026) di Jakarta menegaskan bahwa dirinya tak memiliki dapur MBG. Menurut Dudung, tuduhan ini bermula saat dirinya jadi perantara antara Dadan dengan sebuah pondok pesantren terkait pembuatan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Dudung lantas mengenalkan perwakilan ponpes pada Dadan yang kemudian menugaskan stafnya untuk menyambung komunikasi. Sejak saat itu, Dudung mengaku tak mengetahui apa-apa mengenai komunikasi yang terjalin. Dikatakan oleh Dudung, hingga kini rencana pembangunan SPPG di ponpes tersebut belum terealisasi. Dudung pun menantang siapa saja yang berhasil membuktikan dirinya memiliki SPPG pribadi maka akan diberi hadiah. Bantahan serupa juga disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Fitroh Rohcayanto yang namanya turut dikaitkan dengan kasus ini. Dalam keterangan pada Rabu (10/6/2026), Fitroh memastikan tak memiliki kedekatan personal atau hubungan bisnis dengan Sony Sonjaya. Fitroh juga menegaskan dirinya tak memiliki dapur MBG atau melakukan intervensi pengadaan titik dapur mitra SPPG seperti yang dituduhkan. Sebelumnya, tersangka kasus korupsi program MBG, Sony Sonjaya mengaku sudah menyetor daftar 26 nama yang terlibat pada penyidik. Merespons hal tersebut, Kepala Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah Muhammad Qodari menyatakan pihaknya menghormati penuh wewenang Kejagung dalam menangani perkara ini. Terkait desas-desus masuknya sejumlah nama pejabat dari kalangan legislatif maupun eksekutif di dalam daftar 26 nama tersebut, Qodari memastikan tidak akan ada perlindungan politik. Ia mengatakan bahwa penegakan hukum harus berjalan objektif bagi siapa saja yang terbukti melanggar. #dudungabdurachman #mbg #korupsi Simak berita selengkapnya di http://pontianak.tribunnews.com/ Simak Video Viral lainnya https://www.youtube.com/c/TribunSingkawang1 Program: Live Update Host: Sisca Mawaski Sumber: Tribunnews.com Uploader: Anesh Viduka ‎Ikuti saluran Tribun Pontianak di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaLdWgm9WtBzrkP5OS1K Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru. Follow us: Instagram: https://www.instagram.com/tribunpontianak/ Facebook: https://www.facebook.com/TribunPontianakInteraktif/ Twitter: https://twitter.com/tribunpontianak TikTok: tiktok.com/@tribunpontianak Terima Kasih Telah Subscribe, Like, dan comment konten-konten menarik dari Kami.

Related Videos

More videos from Tribun Pontianak