SERU-SERUAN DI DEPOK
Nov 7, 2025•Channel
AI Analysis
Data from YouTube Data API v3•Updated Just now
Video Overview
Video Details
Published7 months ago
Duration27:28
Video ID4F013umFZVU
Languageid
CategoryEntertainment
PrivacyPublic
Made for KidsNo
Video TypeRegular Video
Performance Metrics
Views337K
Likes15.5K
Comments776
Engagement Rate4.84%
Likes per 100 views4.61
Comments per 1K views2.30
Description
Hey!
Kalian lagi dalam keadaan sehat dan baik-baik saja kah?
Kemarin siang aku meeting produksi di salah satu cafe.
Sengaja duduk di pojokan dengan maksud menghindari tatapan orang.
Tapi ternyata...
malah ditatap sama AC dari siang sampai malam.
Alhasil hari ini aku jadi pilek parah!
Ditambah tenggorokan gatal.
🤧🤧🤧
Kalau tau bakal kayak gini, aku mendingan salting karena dilihatin orang daripada pilek karena dilihatin AC.
😫😫😫
TMI.
Aku lanjut nulis ini setelah balik dari klinik.
Suntik Vit C dan Neurobion sebagai dopping~💉
Semoga besok beneran segar🔥
--------------------------------
Belakangan terakhir lagi banyak banget issue perselingkuhan.
Gak cuma di media, tapi di sekitarku pun begitu.
Aku rasa ini juga mungkin terjadi di sekitar kalian.
Kemudian terjadi lah percakapan antara alien (aku) dan burung hantu.
🦉: Gue gak ngerti kenapa harus begitu.
Emang susah ya hidup yang lurus-lurus aja gitu?
Buat apaan ya selingkuh gitu?
Sama aja bohongin diri sendiri dan hidup gak sesuai hati.
Deg-deg-an ketahuan dan gak tenang setiap harinya.
👽: Pemikiran dan habit tiap orang beda sih.
Proses pendewasaan orang juga beda.
Termasuk excitement dan feeling alive tiap orang beda.
Malah ada orang yang ngerasa hidup ketika deg-deg-an ketahuan, huaaaaa...
Semacam adrenalin junkie gitu.
🦉: Ih. Benar juga ya. Jangan-jangan dia begitu ya?
👽: Nah, lo tinggal cari tau dia itu termasuk di bagian mana.
Baru ketauan ketika dia udah jujur ke lo.
Setelah itu, baru deh lo bisa bantu dia keluar dari pattern itu.
Dengan catatan, lo masih mau terima dan kasih dia kesempatan ya.
Ke depannya dia juga lebih enak untuk kasih tau lo di pertengahan — ketika dia masih kesulitan untuk keluar dari pattern itu.
Pernikahan akan lebih baik dan ada progressnya.
Tanpa keterbukaan, gak akan ada progress.
Keterbukaan adalah pintu.
Pertama, kalian harus buka pintunya dulu.
🦉: Kayaknya ajaib deh kalau dia ngaku.
Bukan dia banget soalnya.
👽: Dia akan begitu ketika beneran mau berubah.
Kalau nanti dia akhirnya mau jujur — lo patut appreciate dia, meski semua yang diomongin bakal menyakitkan.
Tapi setidaknya dia udah membuka diri dan mengulurkan tangan untuk lo bantu dia keluar dari pattern itu.
Pokoknya kita tumpengan kalau dia sampai mau jujur!
🦉: Hahahaha. Oke, deal!
Percakapan berhenti di situ.
Tapi pikiranku?
Tentu aja masih ngueng-ngueng.
Selingkuh di usia rentan a.k.a remaja — mungkin masih bisa ditolerir.
Karena belum ngerti sepenuhnya arti dari kata:
cinta, komitmen, dan sebab-akibat.
Tapi ketika itu terjadi di usia matang?
Rasanya akan jauh lebih menyakitkan.
Entah karena:
◻️proses pendewasaan yang terlambat.
◻️habit/ karakter.
◻️excitement / feeling alive.
Apa pun alasannya, tetap aja gak bisa dibenarkan.
Ketika dengar cerita seperti ini dari lingkungan sendiri maupun dari media…
Rasanya hati aku gak seluas samudera untuk kasih kesempatan kedua.
🤔💭
Kemudian aku jadi mikir, “ke-single-an-ku saat ini pasti ada maksud dan artinya.”
Sepertinya Tuhan dan Alam Semesta tau banget:
Saat ini "piring" aku udah terlalu penuh untuk ditambahin dengan problema pasangan atau hubungan yang "bermasalah".
Mungkin ini yang terjadi setiap malam, ketika aku berdoa sebelum tidur…
👽: Tuhan, kapan sih Kamu datangin jodohku? Aku udah siap loh.
🙏: Belum sekarang.
🌍: Belum dikasih pasangan aja udah kelimpungan sama jadwal.
👽: ((pura-pura gak dengar dan langsung tidur))
xoxo,
RSW