🔴ALUMNI LPDP JADI SOROTAN, INI RINCIAN UANG SAKU LUAR NEGERI
Feb 24, 2026•Channel
AI Analysis
Data from YouTube Data API v3•Updated Just now
Video Overview
Video Details
Published3 months ago
DurationP0D
Video ID5RsdRGkDH_s
Languageid
CategoryPeople & Blogs
PrivacyPublic
Made for KidsNo
Video TypeYouTube Short
Performance Metrics
Views1.2K
Likes17
Comments0
Engagement Rate1.43%
Likes per 100 views1.43
Comments per 1K views0.00
Video Tags
#dwi sasetyaningtyas lpdp#alumni lpdp viral#besaran living allowance lpdp#uang saku lpdp luar negeri#lpdp inggris 1600 poundsterling#lpdp belanda 1500 euro#tu delft belanda#dana beasiswa lpdp s2#dana lpdp s3 inggris#tunjangan keluarga lpdp 25 persen#tunjangan buku 10 juta per tahun#dana riset tesis lpdp#asuransi kesehatan lpdp#total dana lpdp dua tahun#perdebatan publik soal lpdp#skema pendanaan lpdp 2023#beasiswa studi eropa#arya iwantoro lpdp
Description
Kemarahan publik meluas seusai viral pernyataan dari Dwi Sasetyanigtyas, yang merupakan alumni penerima beasiswa Lembaga Pengeolal Dana Pendidikan (LPDP).
Publik juga mempertanyakan, besaran uang saku LPDP di luar negeri yang diterima oleh Tyas dan sang suami.
Dalam skema pendanaan LPDP, komponen biaya tidak hanya mencakup uang kuliah (tuition fee) yang dibayarkan langsung ke universitas, tetapi juga berbagai tunjangan penunjang studi.
Salah satu komponen yang paling sering dibahas adalah living allowance atau uang saku bulanan.
Dalam aturan LPDP pada November 2023, besaran living alllowance berbeda tergantung negara dan kota tujuan.
Di mana untuk negara Inggris, biayanya mencapai 1.600 Poundsterling. Yang mana setara dengan Rp 30 hingga Rp 31 juta per bulannya.
Penerima beasiswa juga menerima tunjangan keluarga sebesar 25% dari living allowance. Kemudian tunjangan buku sebesar Rp 10 juta per tahun.
Lalu dana riset tesis maksimal Rp 50 juta untuk jenjang S2 dan maksimal Rp 150 juta untuk jenjang S3.
Penerima LPDP juga mendapatkan Asuransi kesehatan sebesar Rp 29 juta per tahun. Dwi Sasetyaningtyas merupakan penerima beasiswa LPDP angkatan PK-35 yang menempuh studi S2 di Delft University of Technology (TU Delft), Belanda, pada 2015–2017.
Untuk Belanda, living allowance LPDP tercatat sebesar 1.500 Euro atau Rp 25 juta per bulan.
Dengan durasi studi dua tahun, belum termasuk tuition fee dan tunjangan lain, total dana pendidikan yang dikelola tentu bernilai signifikan.
Yakni mencapai Rp 612 juta. Sementara sang suami, Arya Iwantoro menempuh S3 di Inggris dengan skema LPDP.
Jika merujuk komponen Inggris, living allowance bisa mencapai 1.600 Pound Sterling atau Rp 36 juta per bulan, ditambah tunjangan keluarga dan fasilitas lainnya.
#lpdp #DwiSasetyanigtyas #beasiswa #viral #wni
Simak berita selengkapnya di http://pontianak.tribunnews.com/
Simak Video Viral lainnya https://www.youtube.com/c/TribunSingkawang1
Program: Live Update
Host: Nila Irda
Sumber: Tribunnews.com
Uploader: Anesh Viduka
Ikuti saluran Tribun Pontianak di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaLdWgm9WtBzrkP5OS1K
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.
Follow us:
Instagram: https://www.instagram.com/tribunpontianak/
Facebook: https://www.facebook.com/TribunPontianakInteraktif/
Twitter: https://twitter.com/tribunpontianak
TikTok: tiktok.com/@tribunpontianak
Terima Kasih Telah Subscribe, Like, dan comment konten-konten menarik dari Kami.