®️🔴 EKS KETUA BEM UGM JADI KORBAN INTIMIDASI USAI DEMO DI JOGJA❗MOBIL DIDUGA DISUSUPI ALAT PELACAK
Jun 14, 2026•Channel
AI Analysis
Data from YouTube Data API v3•Updated Just now
Video Overview
Video Details
Published1 month ago
Duration6:13
Video ID5gfl6B4orVw
Languageid
CategoryPeople & Blogs
PrivacyPublic
Made for KidsNo
Video TypeRegular Video
Performance Metrics
Views7.5K
Likes45
Comments164
Engagement Rate2.80%
Likes per 100 views0.60
Comments per 1K views21.94
Video Tags
#eks ketua bem ugm jadi korban intimidasi usai aksi demo di jogja#mobil diduga disusupi alat pelacak#eks ketua bem ugm tiyo ardianto temukan alat pelacak di mobil seusai demo#terima kasih prabowo#eksketuabemugm#tiyoardianto#bemugm#demomahasiswa#aksimahasiswa#prabowo#alatpelacak#isunasional#politikindonesia#beritapolitik#demoindonesia#aktivismahasiswa#viralindonesia#beritaterkini#breakingnews#faktapolitik
Description
Ketua BEM Keluarga Mahasiswa UGM 2025, Tiyo Ardianto, mengaku menjadi korban dugaan intimidasi setelah mengikuti aksi demonstrasi bertajuk Rakyat Memanggil di kawasan Gejayan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Dikutip dari Tribunnews, Melalui unggahan di akun media sosialnya pada Sabtu (13/6/2026) Tiyo mengungkapkan bahwa mobil yang ditumpanginya diduga disusupi alat pelacak atau tracker yang dipasang secara diam-diam di bagian bawah kendaraan. Temuan itu bermula saat telepon seluler miliknya menampilkan notifikasi yang menyebut perangkat bernama "PBX FINDER" terdeteksi bergerak bersamanya. Merasa curiga, Tiyo kemudian memeriksa kendaraannya dan menemukan sebuah alat pelacak berwarna hitam yang diduga dipasang tanpa sepengetahuannya. Dalam video yang diunggahnya, Tiyo memperlihatkan alat tersebut sekaligus menceritakan kronologi penemuannya. Ia menyebut pemasangan alat pelacak itu bukan sekadar bentuk teror, melainkan ancaman terhadap kebebasan berpendapat dan gerakan kritis mahasiswa. Menurut Tiyo, tindakan tersebut menunjukkan bahwa ruang privasi aktivis dapat disusupi setelah menyampaikan aspirasi di ruang publik. Ia juga mengaku menyayangkan perlakuan terhadap kelompok masyarakat yang menyampaikan kritik demi perbaikan bangsa. Meski mengaku mendapat intimidasi, Tiyo menegaskan tidak akan mundur. Ia justru mengajak rekan-rekan sesama aktivis untuk menjadikan peristiwa tersebut sebagai penguat semangat dalam menyuarakan aspirasi. Hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait dugaan pemasangan alat pelacak pada kendaraan Tiyo Ardianto maupun siapa pihak yang diduga bertanggung jawab atas peristiwa tersebut. Sebelumnya, dalam aksi demonstrasi bertajuk Rakyat Memanggil di kawasan Gejayan, Tiyo Ardianto melontarkan kritik tajam terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Dalam orasinya, Tiyo menilai kepercayaan publik terhadap pemerintah terus menurun bahkan sebelum masa pemerintahan genap berjalan dua tahun. Menurutnya, kondisi tersebut dipicu oleh berbagai persoalan tata kelola pemerintahan yang dinilai semakin disadari oleh masyarakat. Tiyo mengatakan, besarnya jumlah massa yang turun ke jalan seharusnya menjadi momentum evaluasi bagi pemerintah. Ia menilai kinerja kabinet selama hampir dua tahun terakhir belum mampu menjawab pemenuhan hak-hak dasar rakyat sehingga memicu gelombang protes dari berbagai kalangan. Selain menyuarakan tuntutan pertanggungjawaban politik kepada kepala negara, BEM UGM bersama aliansi mahasiswa juga menyoroti sejumlah kebijakan strategis yang dinilai bermasalah. Di antaranya rencana pengesahan revisi Undang-Undang TNI dan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis atau MBG. Tiyo juga mengkritik sikap Istana yang dinilai kurang membuka ruang dialog terhadap kritik masyarakat. Menurutnya, aspirasi mahasiswa dan masyarakat sipil justru kerap direspons dengan stigma dan tuduhan yang tidak berdasar. Ia menegaskan, gerakan mahasiswa telah berulang kali menyampaikan masukan dan kritik kepada pemerintah, namun dinilai tidak pernah mendapat respons yang memadai. Tiyo pun mengingatkan bahwa sikap mengabaikan kritik publik berpotensi menggerus legitimasi pemerintah di mata masyarakat. Tak hanya itu, Tiyo juga menyoroti kebijakan anggaran pemerintah yang dinilai lebih mengutamakan program populis dibandingkan pemenuhan alokasi wajib anggaran pendidikan nasional sebagaimana diamanatkan dalam konstitusi.
#EksKetuaBEMUGM #TiyoArdianto #BEMUGM #DemoMahasiswa #AksiMahasiswa #Prabowo #AlatPelacak #IsuNasional #PolitikIndonesia #BeritaPolitik #DemoIndonesia #AktivisMahasiswa #ViralIndonesia #BeritaTerkini #BreakingNews #FaktaPolitik #SorotanPublik #PeristiwaNasional #IndonesiaUpdate #HeadlineNews
#beritaartis #beritaartisterbaruhariinidiindonesia #beritaartishariini #beritaartisindonesia #beritaartisterkiniindonesia #hotseleb #gosip #gosipceria #gosipartisindonesiahariiniyangterbaru #MataLokalMenjangkauIndonesia
Simak berita selengkapnya di http://pontianak.tribunnews.com/
Simak Video Viral lainnya https://pontianak.tribunnews.com/topic/berita-video
Program: -
Host: -
Editor Video: Tito Ramadhani
Uploader: -
Ikuti saluran Tribun Pontianak di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaLdWgm9WtBzrkP5OS1K
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
Follow us:
Instagram: https://www.instagram.com/tribunsingkawangofficial/
Facebook: https://www.facebook.com/tribunsingkawangupdate
Twitter: https://twitter.com/tribunpontianak
TikTok: https://www.tiktok.com/@tribunsingkawang
Terima Kasih Telah Subscribe, Like, dan comment konten-konten menarik dari Kami.