🔴USS Gerald R. Ford Lumpuh Total, Iran Klaim Akan Pulangkan Peti Mati 3.500 Marinir AS yang Datang

Mar 29, 2026Channel
AI Analysis
Data from YouTube Data API v3Updated Just now

Video Overview

Video Details

Published2 months ago
Duration24:41
Video ID5keQRpM8ALc
Languageid
CategoryNews & Politics
PrivacyPublic
Made for KidsNo
Video TypeRegular Video

Performance Metrics

Views5.7K
Likes70
Comments13
Engagement Rate1.46%
Likes per 100 views1.23
Comments per 1K views2.28

Description

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru TRIBUN-VIDEO.COM - Kapal induk USS Gerald R. Ford dilaporkan dalam keadaan lumpuh total. Bahkan kapal induk kebanggaan AS itu disebut tidak bisa dipakai lagi. Saat ini kapal induk AS disebut sedang bersusah payah kembali ke negaranya. Hal itu disampaikan seorang jenderal India, Mayor Jenderal Gagandeep Bakshi. Ia mengonfirmasi bahwa kapal induk USS Gerald R Ford sepenuhnya tak bisa digunakan. Padahal kapal kebanggaan AS itu bernilai miliaran dolar. Tak hanya itu, veteran militer India menyebut lebih dari 70 unit jet tempur canggih lenyap. Kemudian, pesawat mata-mata serta pesawat Sistem Peringatan dan Kontrol Udara milik AS hilang. Menurut Bakshi, kejadian itu menjadi tragedi strategis total dan merupakan skandal besar bagi Angkatan Laut AS. Di satu sisi, AS disebut mengerahkan kapal induk lainnya ke Timur Tengah. Kapal itu yani USS George Bush yang didampingi beberapa kapal perusak rudal berpemandu. Di sisi lain, surat kabar Iran, Tehran Times menerbitkan artikel pada Sabtu (28/3/2026) yang berisi peringatan kepada Amerika Serikat (AS). Peringatan itu menyusul kabar bahwa Pentagon bersiap melakukan perang darat di Iran. Halaman depan Tehran Times bertuliskan Welcome to Hell yang artinya Selamat Datang di Neraka. Dijelaskan bahwa setiap pasukan AS yang menginjakkan kaki di Iran, maka akan pulang dalam peti mati. Peringatan dari Tehran Times muncul bersamaan dengan kedatangan 3.500 marinir di wilayah tanggung jawab Komando Pusat AS (CENTCOM). CENTCOM mengawasi operasi militer AS di seluruh Timur Tengah. Ribuan marinir diangkut ke wilayah tersebut menggunakan kapal serbu amfibi USS Tripoli. Kapal berangkat dari pangkalan utamanya di Jepang beberapa saat setelah perang meletus lalu singgah di Malaysia. Terbaru, media AS melaporkan bahwa Pentagon dapat mengerahkan hingga 10 ribu pasukan tambahan ke Timur Tengah. Laporan ini muncul di tengah rencana pemerintahan Donald Trump melancarkan perang darat di Iran. Operasi ini direncanakan sebagai alat tawar-menawar guna memaksa Iran membuka kembali blokade di Selat Hormuz. Menurut sumber-sumber intelijen, Iran juga telah memasang jebakan termasuk ranjau di sekitar pulau itu dan garis pantainya. Jebakan dipasang di tempat pasukan AS mungkin dapat melakukan pendaratan amfibi. (Tribun-Video.com) Artikel ini telah tayang di The Times of India dengan judul, 'Selamat Datang di Neraka': Peringatan 'peti mati' mengerikan dari harian Iran kepada Washington di tengah peningkatan jumlah pasukan AS, https://timesofindia.indiatimes.com/world/middle-east/welcome-to-hell-iranian-dailys-chilling-coffin-warning-to-washington-amid-us-troop-buildup/articleshow/129874851.cms Artikel ini telah tayang di ParsToday dengan judul Kapal Induk USS Gerald R. Ford Lumpuh Total, https://parstoday.ir/id/news/daily_news-i187784-kapal_induk_uss_gerald_r._ford_lumpuh_total Program: Hot Topic Editor Video: Diah Putri Pamungkas #viory

Related Videos

More videos from Tribunnewsmaker Official