Warga Buton Hilang saat Memancing di Perairan Lasalimu, Perahu dan HP Ditemukan di Pesisir Butur
Jun 14, 2026•Channel
AI Analysis
Data from YouTube Data API v3•Updated Just now
Video Overview
Video Details
Published3 weeks ago
Duration0:19
Video ID6vp2guNaWnw
Languageid
CategoryNews & Politics
PrivacyPublic
Made for KidsNo
Video TypeYouTube Short
Performance Metrics
Views1.1K
Likes6
Comments0
Engagement Rate0.53%
Likes per 100 views0.53
Comments per 1K views0.00
Description
TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - IN (30), warga Lasalimu Pantai, Kecamatan Lasalimu Selatan, Kabupaten Buton, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), hilang saat memancing.
Korban diduga terjatuh dari perahu atau longboat yang ditumpanginya di sekitar Perairan Lasalimu, pada Sabtu, 13 Juni 2026.
Pada Minggu (14/06/2026), perahu dan telepon seluler (ponsel) korban ditemukan terdampar di pesisir Desa Koepisino atau Tanah Merah), Kecamatan Bonegunu, Buton Utara (Butur).
Jarak antara desa di Kabupaten Butur ini dengan desa korban berasal di Busel berjarak sekitar 112 kilometer (km), atau 3 jam-an berkendara.
"Pencarian korban telah dilakukan namun dengan hasil nihil hingga informasi ini diterima," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) atau Basarnas Kendari, Amiruddin AS.
Informasi hilangnya korban awalnya diterima Comm Center KPP dari Kepala Desa atau Kades Lasalimu Pantai, Hanuddin, Minggu pagi sekitar pukul 09.58 wita.
Dia melaporkan telah terjadi kecelakaan kapal terhadap 1 warganya yang diduga terjatuh dari longboat di sekitar Perairan Lasalimu.
Korban sebelumnya pergi memancing dengan menggunakan perahu itu, pada Sabtu (13/06/2026) dinihari sekitar pukul 02.00 Wita.
Berdasarkan laporan tersebut, Tim Rescue Pos SAR Wakatobi diberangkatkan sekitar pukul 10.22 wita untuk memberikan bantuan SAR.
Tim berangkat dengan menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) atau perahu karet kaku.
Jarak tempuh lokasi kejadian dengan Pos SAR Wakatobi sekitar 22 nautical mile (NM) atau 40,7 km.
Pencarian terhadap korban pun terus dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak di antaranya SMC dan Staf SMC KPP Kendari.
Pos SAR Wakatobi, aparat desa setempat, dan masyarakat sekitar.
"Demikian, perkembangan selanjutnya menyusul," jelas Amiruddin dalam keterangan tertulis KPP Kendari.(*)
Edited · 3m
Download aplikasi berita Tribun X di Playstore atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.
Program:
Video Editor:
Sumber:
Uploader:
Update info terkini via tribunnewssultra.com | http://tribunnewssultra.com
Follow akun Instagram @tribunnewssultradotcom
Follow akun Twitter @tribunsultra
Follow dan like fanpage Facebook Tribunnews Sultra
YouTube business inquiries: [email protected]