Nasab, Gelar, dan Akhlak, Dimana Kita Berdiri? Bagaimana Menurut Agama?#jokowi #habib #gus #kyai
Jan 22, 2026•Channel
AI Analysis
Data from YouTube Data API v3•Updated Just now
Video Overview
Video Details
Published4 months ago
Duration6:55
Video ID72AVpU3ITLk
Languageid
CategoryNews & Politics
PrivacyPublic
Made for KidsNo
Video TypeRegular Video
Performance Metrics
Views40
Likes2
Comments0
Engagement Rate5.00%
Likes per 100 views5.00
Comments per 1K views0.00
Video Tags
Description
Saya lahir dan besar di Minangkabau.
Di tanah kelahiran saya, sejak kecil kami diajarkan satu nilai yang sangat sederhana namun tegas:
manusia dimuliakan bukan karena keturunan, tapi karena akhlak dan perbuatannya.
Adat kami mengenal pepatah:
adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah.
Artinya, adat dan agama berjalan bersama, dan kemuliaan seseorang diukur dari sikap hidupnya.
Namun ketika saya merantau, khususnya di Pulau Jawa, saya menemukan fenomena yang terasa asing bagi saya.
Ada kelompok-kelompok tertentu yang sangat dimuliakan, bukan karena perilakunya, tetapi karena garis keturunan.
Ada yang dipanggil Habib, ada yang dipanggil Gus.
Bahkan saya menyaksikan orang-orang yang jauh lebih tua mencium tangan anak muda, semata karena sebutan itu.
Di situlah saya mulai bertanya-tanya.
Sejak kapan nasab menjadi jaminan kemuliaan?
Sejak kapan gelar mengalahkan akhlak?