DEDI MULYADI : REMAJA NAKAL DAN TAWURAN AKAN DIDIDIK MILITER
Apr 26, 2025•Channel
AI Analysis
Data from YouTube Data API v3•Updated Just now
Video Overview
Video Details
PublishedApr 26, 2025
Duration12:39
Video ID79Chf_zvgyE
Languageid
CategoryEntertainment
PrivacyPublic
Made for KidsNo
Video TypeRegular Video
Performance Metrics
Views2.5K
Likes91
Comments12
Engagement Rate4.12%
Likes per 100 views3.64
Comments per 1K views4.80
Description
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyoroti keresahan orang tua terkait maraknya perilaku menyimpang remaja di Depok. Ia menilai sebagian orang tua sudah kewalahan menghadapi anak-anak yang terjerumus dalam narkoba, minuman keras, bahkan tindakan kekerasan di rumah.
“Orang tuanya banyak yang sudah tidak punya kesanggupan, misalnya gini, anak udah rajin minum Eksimer itu susah, udah rajin minum Ciu susah, udah pake narkoba, susah itu orang tuanya bisa habis duitnya," kata Dedi dalam wawancara, Jumat (24/4/2025).
Untuk mengatasi situasi ini, Dedi menawarkan pendekatan alternatif. Selain dukungan medis, psikologi, dan sosial, ia membuka opsi pembinaan berdisiplin ala militer bagi remaja yang dianggap sangat bermasalah.
"Nah keliatannya kan Tiongkok itu saya lihat melakukan itu, sehingga anak-anaknya penuh harapan, kemudian enerjik, dan ini adalah masa depan," tegasnya.
Ia mengaku mencontoh pendekatan dari Tiongkok yang terbukti mampu membentuk karakter anak menjadi lebih enerjik, penuh harapan, dan terarah. Menurutnya, pendekatan seperti ini layak dicoba untuk anak-anak yang sudah tidak bisa lagi ditangani lewat cara konvensional.
“Ketika saya sampaikan ini ke para orang tua, tepuk tangannya kencang. Artinya, ini memang keresahan nyata,” ucap Dedi.
Program ini, lanjutnya, bersifat sukarela. Tidak ada pemaksaan kepada siapa pun. Orang tua yang merasa tidak membutuhkan, tidak akan dipaksa menyerahkan anaknya.