[FULL] Neraca Dagang Defisit, Pengamat: Lampu Kuning Bagi Perekonomian Indonesia | KOMBIS

Jul 6, 2026Channel
AI Analysis
Data from YouTube Data API v3Updated Just now
KOMPASTV
KOMPASTV

19.9M subscribers

View Channel

Video Overview

Video Details

Published1 week ago
Duration16:35
Video ID7IMx7pvpDcA
Languageid
CategoryNews & Politics
PrivacyPublic
Made for KidsNo
Video TypeRegular Video

Performance Metrics

Views441
Likes5
Comments0
Engagement Rate1.13%
Likes per 100 views1.13
Comments per 1K views0.00

Description

JAKARTA, KOMPAS.TV - Neraca perdagangan Indonesia pada Mei 2026 tercatat defisit, memutus rekor 72 bulan atau enam tahun surplus secara berturut-turut. Kepala Pusat Makro Ekonomi dan Keuangan INDEF, Rizal Taufikurahman mengatakan bahwa defisit neraca perdagangan merupakan lampu kuning bagi perekonomian Indonesia. "Selama kurun waktu enam tahun bayangkan surplus neraca dagang kita menjadi penompang stabilitas rupiah, kemudian juga cadangan devisa dan juga persepsi positif market terhadap ketahanan ekonomi kita. Tetapi ketika neraca perdagangan defisit maka pasar akan membaca bahwa tekanan dari sisi eksternal mulai meningkat," ujar Rizal, Senin (6/7/2026). #dagang #defisit #ekonomi Produser: Ikbal Maulana Thumbnail: Aqshal Sahabat KompasTV, yuk gabung Membership dan dapatkan akses ke konten eksklusif! Klik tombol Join di sini: https://bit.ly/JoinMembershipKompasTV Jangan lewatkan live streaming KompasTV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live. Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia. Subscribe channel youtube KompasTV serta aktifkan lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari KompasTV. Sahabat KompasTV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui: website www.kompas.tv Facebook: https://www.facebook.com/KompasTV Instagram: https://www.instagram.com/kompastv X: https://x.com/KompasTV Thread: https://www.threads.com/@kompastv TikTok: https://www.tiktok.com/@kompastv.indonesia

Related Videos

More videos from KOMPASTV