PBB Umumkan Kesepakatan Besar Yaman-Houthi, lebih dari 1.700 Tahanan akan Dibebaskan
May 15, 2026•Channel
AI Analysis
Data from YouTube Data API v3•Updated Just now
Video Overview
Video Details
Published2 months ago
Duration3:16
Video ID8Wf2vlKUgEw
Languageid
CategoryNews & Politics
PrivacyPublic
Made for KidsNo
Video TypeRegular Video
Performance Metrics
Views1.2K
Likes11
Comments4
Engagement Rate1.24%
Likes per 100 views0.91
Comments per 1K views3.31
Video Tags
Description
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Pemerintah Yaman dan kelompok Houthi mencapai kesepakatan besar terkait pertukaran tahanan.
Kesepakatan yang dimediasi Perserikatan Bangsa-Bangsa atau PBB itu diteken di Amman, Yordania, pada Kamis (14/5/2026).
Perjanjian tersebut membuka jalan bagi pembebasan sekitar 1.700 tahanan dari berbagai pihak yang terlibat konflik di Yaman.
Dalam konferensi pers, Utusan Khusus PBB untuk Yaman, Hans Grundberg menyebut kesepakatan ini sebagai langkah penting di tengah konflik berkepanjangan dan minimnya rasa saling percaya.
Menurutnya, dialog tetap mampu menghasilkan terobosan berarti meski situasi konflik masih berlangsung.
Grundberg berharap momentum ini juga dapat mendorong pembebasan personel PBB dan pihak lain yang masih ditahan secara sewenang-wenang.
Sementara itu, Kepala Komite Tahanan Houthi, Abdulqader al-Murtada menyebut perjanjian ini sebagai kesepakatan paling signifikan dibanding berbagai upaya mediasi sebelumnya.
Hal senada disampaikan Ketua Komite Negosiasi Militer Pemerintah Yaman, Mayor Jenderal Yahya Abdullah Al-Razami.
Ia menyebut hari penandatanganan kesepakatan itu sebagai hari bersejarah dan berharap seluruh tahanan segera dipulangkan.
Berdasarkan pernyataan resmi delegasi pemerintah Yaman dan Koalisi Arab, sebanyak 27 tahanan yang terkait dengan Koalisi Arab juga termasuk dalam daftar pembebasan.
Kesepakatan ini menjadi salah satu langkah diplomatik terbesar dalam konflik Yaman dalam beberapa tahun terakhir.
Negosiasi antara pemerintah Yaman dan kelompok Houthi sendiri telah berlangsung sejak 2015 melalui berbagai mediasi internasional.
(Tribun-Video.com)
Program: Tribunnews Update
Editor Video: dharma aji yudhaningrat
Uploader: Bintang Nur Rahman
#viory