®️🔴UPDATE❗PENANGANAN KASUS EKS JAMPIDSUS DINILAI JANGGAL, MAHFUD MD UNGKAP PRABOWO BISA TURUN TANGAN

Jul 16, 2026Channel
AI Analysis
Data from YouTube Data API v3Updated Just now

Video Overview

Video Details

Published2 days ago
Duration11:02
Video IDB8F11X3wjAs
Languageid
CategoryPeople & Blogs
PrivacyPublic
Made for KidsNo
Video TypeRegular Video

Performance Metrics

Views9.6K
Likes32
Comments41
Engagement Rate0.76%
Likes per 100 views0.33
Comments per 1K views4.25

Description

Kejaksaan Agung (Kejagung) disebut sedang menghina publik terkait penanganan kasus dugaan korupsi yang menyeret nama mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah. Dikutip dari Tribunnews, Penanganan perkara dugaan mega korupsi yang melibatkan Febrie disebut sedang memasuki fase membahayakan kredibilitas penegakan hukum di Indonesia. Pernyataan itu disampaikan oleh Ketua Dewan Nasional SETARA Institute Hendardi pada Kamis (16/7). Menurut Hendardi, Kejagung sedang mempertontonkan langkah yang membingungkan, inkonsisten dan sulit dijelaskan secara hukum dan akal sehat. Hendardi mengatakan seharusnya proses penyidikan kasus Febrie bisa menunjukkan keberinan Kejagung dalam membersihkan institusinya sendiri. Namun Kejagung justru menunjukan sikap membingungkan dan tidak konsisten. Hendardi menyebut, publik tidak sedang menyaksikan supremasi hukum bekerja, melainkan sebuah pertunjukan yang perlahan mengikis kepercayaan terhadap penegakan hukum. Mantan Menko Polhukam Mahfud MD mengungkap alasan Presiden Prabowo Subianto bisa turun tangan dalam kasus mega korupsi yang menjerat mantan Jampidsus Febrie Adriansyah. Dikutip dari Tribunnews, Mahfud mengatakan keterlibatan Presiden dalam proses peradilan itu bukan merupakan bentuk intervensi. Menurut Mahfud keterlibatan itu justru merupakan kewenangan Presiden di lingkungan eksekutif dengan meminta KPK mengambil alih penanganan perkara. Pernyataan tersebut disampaikan Mahfud MD dilansir dari tayangan Youtubenya pada Kamis (16/7). Mahfud menilai instruksi Presiden agar KPK mengambil alih kasus Febrie merupakan langkah solutif untuk menjaga kredibilitas penegakan hukum. Ia menekankan bahwa kasus Febrie masih dalam tahap penyidikan, sehingga belum memasuki ranah kekuasaan yudikatif. Sehingga menurutnya Prabowo bisa turun tangan karena perkara tersebut belum memasuki proses persidangan di pengadilan. Mahfud mengatakan selama kasus masih berada pada tahap penyidikan, ruang koordinasi di lingkungan eksekutif masih terbuka. "Presiden harus turun tangan dong gitu. Minta KPK kamu ambil alih lah gitu. Kok bisa? Ya bisa saja karena ini masih di lingkungan eksekutif," kata Mahfud. Menurut Mahfud, Presiden Prabowo bisa meminta KPK memanfaatkan kewenangan lembaganya tanpa harus mencampuri substansi penyidikan. #FebrieAdriansyah #Mantan #Jampidsus #Kejagung #KejaksaanAgung #KasusKorupsi #KorupsiBesar #PenegakanHukum #PemberantasanKorupsi #Penyidikan #PLN #BlackoutSumatera #KorupsiPLN #BatuBara #Penggeledahan #Kejaksaan #KasusKorupsi #PTASABRI #KrakatauSteel #Penyidikan #BeritaHukum #BeritaNasional #BreakingNews #ViralIndonesia #KabarTerkini #IsuNasional #PenegakanHukum #FaktaTerbaru #NewsUpdate #Indonesia #beritaartis #beritaartisterbaruhariinidiindonesia #beritaartishariini #beritaartisindonesia #beritaartisterkiniindonesia #hotseleb #gosip #gosipceria #gosipartisindonesiahariiniyangterbaru #MataLokalMenjangkauIndonesia Simak berita selengkapnya di http://pontianak.tribunnews.com/ Simak Video Viral lainnya https://pontianak.tribunnews.com/topic/berita-video Program: - Host: - Editor Video: Tito Ramadhani Uploader: - Ikuti saluran Tribun Pontianak di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaLdWgm9WtBzrkP5OS1K Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru Follow us: Instagram: https://www.instagram.com/tribunsingkawangofficial/ Facebook: https://www.facebook.com/tribunsingkawangupdate Twitter: https://twitter.com/tribunpontianak TikTok: https://www.tiktok.com/@tribunsingkawang Terima Kasih Telah Subscribe, Like, dan comment konten-konten menarik dari Kami.

Related Videos

More videos from Tribun Singkawang