Armada “Nyamuk” Iran Jadi Ancaman Baru bagi Amerika Serikat di Hormuz, Efektif Ganggu Militer AS
May 15, 2026•Channel
AI Analysis
Data from YouTube Data API v3•Updated Just now
Video Overview
Video Details
Published1 month ago
Duration0:06
Video IDBDeXh15XPLE
Languageid
CategoryNews & Politics
PrivacyPublic
Made for KidsNo
Video TypeYouTube Short
Performance Metrics
Views27K
Likes95
Comments1
Engagement Rate0.36%
Likes per 100 views0.35
Comments per 1K views0.04
Description
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Strategi laut Iran dengan mengerahkan armada 'nyamuk' miliknya menjadi ancaman baru bagi Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
Armada yang dioperasikan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) itu terdiri dari ratusan hingga ribuan kapal kecil berkecepatan tinggi yang mampu bergerak lincah dan sulit dideteksi radar.
Dilansir dari middleeasteye.net pada Jumat (15/5), meski ukurannya kecil, kapal-kapal tersebut memiliki daya sengat berbahaya.
Hal itu dikarenakan, kapal dilengkapi senapan mesin, roket, rudal jarak pendek hingga drone tempur.
Atas hal itu, taktik ini dikenal sebagai armada nyamuk karena menggunakan taktik swarm attack.
Yakni menyerang secara berkelompok untuk mengepung kapal musuh yang lebih besar.
Dilaporkan, aktivitas kapal cepat IRGC meningkat drastis di Selat Hormuz.
Para analis menilai, Iran sengaja mengandalkan perang laut asimetris.
Mengingat, tak hanya biayanya yang murah, namun juga sangat efektif untuk mengganggu kapal perang maupun jalur perdagangan internasional.
Bahkan, kapal itu mudah bermanuver di perairan sempit Teluk Persia.
Kemudian, bisa muncul secara tiba-tiba dari teluk kecil, bunker bawah tanah hingga gua laut di pesisir Iran.
(Tribun-Video.com)
Program: Tribun Video Update
Editor Video: Aura Dewi Arafuru
Uploader: bagus gema praditiya sukirman
#viory
#iran #israel #amerikaserikat #kapalperang #selathormuz #ancaman