Polisi Buru Perampok Pasutri di Bekasi Lewat Jejak Kaki dan Sidik Jari
Mar 6, 2026•Channel
AI Analysis
Data from YouTube Data API v3•Updated Just now
Video Overview
Video Details
Published4 months ago
Duration0:46
Video IDBFWg1mvCvpw
Languageid
CategoryNews & Politics
PrivacyPublic
Made for KidsNo
Video TypeYouTube Short
Performance Metrics
Views60
Likes1
Comments0
Engagement Rate1.67%
Likes per 100 views1.67
Comments per 1K views0.00
Video Tags
Description
#perampokan #pasutri #bekasi #pembunuhan
BANDUNG, KOMPAS.TV - Polisi masih menyelidiki dugaan pembunuhan dalam kasus perampokan pasangan suami istri di Bekasi yang menewaskan 1 orang.
Polisi mengumpulkan sejumlah bukti dugaan perampokan yang menewaskan Ermanto Usman, pensiunan PT Jakarta International Container Terminal atau JICT.
Ermanto Usman ditemukan tewas di atas kasurnya, sementara sang istri kritis karena luka berat akibat penganiayaan.
Polisi mencari jejak pelaku dengan memeriksa sidik jari pada seprai korban yang bersimbah darah, jendela kaca yang pecah, hingga jejak kaki pada dinding rumah.
Keluarga meyakini peristiwa ini bukan perampokan murni, melainkan pembunuhan karena tak banyak barang korban yang hilang.
Anak korban tahu, Ermanto Usman sosok yang kritis.
Dalam pekerjaannya, ia kerap bersuara membela pekerja yang mendapat ketidakadilan.
Polisi menyebut tak ada CCTV yang merekam saat peristiwa terjadi, sehingga polisi harus mengumpulkan jejak DNA hingga sidik jari pelaku dari tempat olah kejadian perkara.
Semasa hidup, Ermanto Usman dikenal sebagai sosok yang aktif di kalangan buruh pelabuhan.
Setelah pensiun, almarhum aktif berbicara di sejumlah podcast soal sejumlah isu di lingkungan pelabuhan.
Untuk lebih tahu berita terupdate seputar Jawa Barat,
bisa klink link di bawah:
IG: https:https://www.instagram.com/kompastvjabar/
Youtube: https://www.youtube.com/KompasTVJawaBarat
Twitter: https://twitter.com/kompastv_jabar
TikTok: https://www.tiktok.com/kompastvjabar