🔴Hormuz Memanas! Rudal Iran Diklaim Hantam Kapal Perang AS Hingga Jet F-16 Keok dalam Duel Udara
Jun 13, 2026•Channel
AI Analysis
Data from YouTube Data API v3•Updated Just now
Video Overview
Video Details
Published1 month ago
Duration1:00:46
Video IDCAJc3bPUQgo
Languageid
CategoryNews & Politics
PrivacyPublic
Made for KidsNo
Video TypeRegular Video
Performance Metrics
Views467
Likes10
Comments0
Engagement Rate2.14%
Likes per 100 views2.14
Comments per 1K views0.00
Description
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM- Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Pasukan Iran dilaporkan meluncurkan ratusan rudal yang menyasar Angkatan Laut AS.
Dalam beberapa laporan video, pada Kamis (11/6/2026), sejumlah kapal bahkan dilaporkan tenggelam di jalur perairan Selat Hormuz.
Tampak sebuah kapal besar terbakar hebat di tengah lautan Hormuz.
Api juga tampak membumbung disertai sejumlah ledakan.
Situasi ini diklaim meningkatkan ketegangan di kawasan yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Dikutip dari Reuters, dilaporkan bahwa tak ada kapal perang AS yang terkena serangan di Selat Hormuz.
Hal ini disampaikan oleh militer AS pada Kamis (11/6/2026).
Komando Pusat AS (CENTCOM) melaporkan bahwa kapal-kapal komersil masih terus melintas masuk dan keluar Selat Hormuz.
Seperti diketahui, Iran resmi menutup total jalur penting Selat Hormuz.
Penutupan ini berlaku untuk semua pelayaran menyusul konflik yang meningkat antara AS dan Iran.
Markas Besar Pusat Khatam Al Anbiya Iran dalam rilis resmi menyatakan penutupan tersebut berkaitan dengan alasan keamanan.
"Selat Hormuz ditutup untuk transit semua jenis kapal, termasuk kapal tanker minyak dan kapal komersial, dan setiap pergerakan akan menjadi sasaran," demikian laporan kantor berita Iran, IRNA, mengutip pernyataan militer, Kamis (11/6/2026).
Mereka juga menegaskan Angkatan Bersenjata Iran akan memberi balasan tegas pada setiap agresi dan tindakan jahat pasukan AS di kawasan tersebut.
Sementara itu, Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat kembali memanas.
Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim unit pertahanan udaranya berhasil memaksa jet tempur F-16 AS mundur dari kawasan Teluk Persia.
Menurut pernyataan IRGC pada Kamis (11/6/2026), rudal diluncurkan setelah pesawat tempur tersebut diduga melanggar wilayah udara Iran.
Iran menyebut jet tempur Amerika itu kemudian berbalik arah dan menjauh dari perairan Teluk Persia.
Klaim tersebut muncul di tengah gelombang serangan militer terbaru Amerika Serikat terhadap sejumlah target di Iran.
Media pemerintah Iran melaporkan, pesawat tempur Amerika menyerang beberapa wilayah pesisir selatan negara itu.
Sementara itu, Washington menyatakan operasi militer dilakukan untuk menghadapi ancaman terhadap pasukan Amerika dan menjaga keamanan regional.
Hingga kini, belum ada konfirmasi independen yang dapat memverifikasi klaim Iran soal F-16 yang dipaksa mundur tersebut.
Situasi di kawasan Timur Tengah pun terus menjadi sorotan dunia internasional di tengah kekhawatiran eskalasi konflik yang lebih luas.
Sebelumnya, militer Amerika Serikat melancarkan gelombang serangan terbaru ke sejumlah target di Iran.
Menurut militer AS, serangan tersebut menyasar fasilitas komunikasi militer, sistem pengawasan, radar, serta pertahanan udara Iran.
Ledakan dilaporkan terjadi di beberapa wilayah, termasuk sekitar Teheran dan kawasan strategis dekat Selat Hormuz.
Washington menyatakan operasi itu dilakukan untuk melindungi pasukan Amerika dan menjaga keamanan jalur pelayaran internasional.
(Tribun-Video.com)
https://video.tribunnews.com/news/942...
https://video.tribunnews.com/news/943...
Program: Hot Topic
Editor Video: Agilio OktoViasta
Relay: Vito