Pria Ngaku Aparat Todong Pistol ke Sopir Taksi Online, Ternyata Anggota TNI #rino #viralshorts
Mar 4, 2026•Channel
AI Analysis
Data from YouTube Data API v3•Updated Just now
Video Overview
Video Details
Published4 months ago
Duration1:57
Video IDDRCs4kcmSIo
Languageid
CategoryNews & Politics
PrivacyPublic
Made for KidsNo
Video TypeYouTube Short
Performance Metrics
Views576
Likes8
Comments2
Engagement Rate1.74%
Likes per 100 views1.39
Comments per 1K views3.47
Description
#rino
Video Editor : Rino Syahril
Aksi koboi jalanan yang sempat viral di media sosial akhirnya terungkap.
Pria yang mengaku sebagai aparat dan menodongkan pistol ke sopir taksi online di kawasan Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), ternyata merupakan oknum anggota TNI.
Peristiwa itu terjadi di dekat KFC Paradise Viktor, Buaran, Serpong, Minggu malam, 1 Maret. Video kejadian tersebut diunggah akun @dashcamindonesia dan langsung menyita perhatian publik.
Insiden bermula dari senggolan mobil antara kendaraan korban dan mobil pelaku. Alih-alih diselesaikan secara baik-baik, situasi justru memanas.
Dalam video yang beredar, pelaku turun dari mobil dalam kondisi emosi. Adu mulut tak terhindarkan hingga berujung aksi kekerasan.
Korban mengaku pelaku sempat berusaha memecahkan spion mobilnya.
“Langsung mau mecahin spion kanan ku, sama spion kiriku juga. Nah, langsung ku halangi tuh pas dia mau mecahin spion,” tulis korban dalam unggahan tersebut.
Tak lama berselang, pelaku diduga mengeluarkan pistol dan menodongkannya ke arah kepala sopir taksi online itu. Rekaman video memperlihatkan pria tersebut mengacungkan benda yang diduga senjata api ke arah korban.
Tak hanya ditodong, korban juga mengaku mengalami kekerasan fisik. Hidungnya berdarah akibat dipukul, sementara sikunya terluka karena dibanting. Ia bahkan menyebut sempat diborgol dan kembali dipukul hingga mengalami luka.
Korban sempat mengajak pelaku menyelesaikan persoalan di kantor polisi. Namun ajakan tersebut ditolak.
“Ku ajak ke kantor polisi buat selesaikan masalah tapi dia enggak mau,” tulisnya.
Dalam kondisi tertekan dan takut, korban akhirnya memilih menyelesaikan persoalan di lokasi kejadian. Pelaku disebut meminta uang sebesar Rp900 ribu. Korban mengaku tidak memiliki uang karena orderan Grab sedang sepi.
Ironisnya, menurut korban, kerusakan mobilnya justru lebih parah dibanding kendaraan pelaku.
Belakangan, identitas pelaku akhirnya terungkap. Kapolsek Cisauk, AKP Dhady Arsya, membenarkan bahwa pria tersebut merupakan anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI).
“Pelakunya oknum TNI dan sudah ditangani POM,” ujar Dhady saat dikonfirmasi, Selasa.
Artinya, penanganan kasus kini berada di bawah kewenangan Polisi Militer.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan AKP Wira Graha Setiawan membenarkan adanya laporan terkait peristiwa tersebut.
Laporan diterima pada Senin. Setelah menerima laporan, polisi langsung melakukan penyelidikan dan memeriksa korban. Terduga pelaku pun telah diidentifikasi dan diamankan.
Namun, karena pelaku adalah prajurit TNI, diserahkan ke satuan terkait untuk proses lebih lanjut.
Kini masyarakat menunggu proses hukum yang transparan terhadap oknum prajurit TNI tersebut. Sekaligus memastikan perlindungan bagi korban yang mengalami intimidasi dan kekerasan di jalan raya.
Sumber Video
YouTube/@tribuntimur
Jangan lupa follow akun-akun sosial media TribunPekanbaru.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya:
YouTube: http://www.youtube.com/@tribunpekanbaruofficial
Facebook: https://www.facebook.com/tribunpekanbarufanspage
Saluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaLZdR04inolUp3tnz0Z
TikTok: https://www.tiktok.com/@tribunpekanbaru
Instagram: https://www.instagram.com/@tribunpekanbaru