Rupiah Sempat Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Ekonom: Tidak Perlu Panik

May 14, 2026Channel
AI Analysis
Data from YouTube Data API v3Updated Just now

Video Overview

Video Details

Published2 months ago
Duration8:50
Video IDEDfW2pZKklI
Languageid
CategoryNews & Politics
PrivacyPublic
Made for KidsNo
Video TypeRegular Video

Performance Metrics

Views36
Likes0
Comments2
Engagement Rate5.56%
Likes per 100 views0.00
Comments per 1K views55.56

Description

#bankindonesia #rupiah #rupiahmelemah JAKARTA, KOMPAS.TV - Bank Indonesia ungkap alasan nilai tukar rupiah anjlok hingga menembus level Rp17.500 per dolar AS. BI menyebutkan pelemahan rupiah salah satunya akibat konflik Timur Tengah. Kepala Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, bilang sejak Februari 2026 lalu mayoritas mata uang dunia tertekan akibat konflik di Timur Tengah. Denny sebut konflik juga memicu lonjakan harga minyak dunia lebih dari 40 persen. BI optimistis rupiah bisa menguat seiring langkah stabilisasi yang terus dilakukan. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bilang akan membantu Bank Indonesia mengendalikan tekanan kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. Purbaya menegaskan, upayanya membantu stabilitas kurs dengan memanfaatkan skema intervensi di pasar surat berharga melalui dana stabilitas obligasi. Purbaya masih menaruh kepercayaan penuh pada BI dalam menjaga stabilitas kurs. Rupiah terus melemah, sempat menembus Rp17.500 per dolar AS. Apa strategi yang mesti disiapkan agar kondisi bisa tetap stabil? Kita bahas bersama Ekonom dan Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, Telisa Aulia Falianty. Sahabat Kompas TV Sukabumi! Jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Kompas TV Sukabumi, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia. Jangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live. Sosial Media Kompas TV Sukabumi: YouTube : https://www.youtube.com/c/KompasTVSukabumi/videos Instagram : https://www.instagram.com/kompastvsukabumi Facebook : https://www.facebook.com/redaksikompastvsukabumi Twitter : @ktvsukabumi TikTok : https://www.tiktok.com/@kompastvsukabumi

Related Videos

More videos from KOMPASTV SUKABUMI