Lima Tahun Masjid At-Taufiq Seyegan Sleman Konsisten Bagikan Daging Kurban dengan Kreneng

May 28, 2026Channel
AI Analysis
Data from YouTube Data API v3Updated Just now

Video Overview

Video Details

Published1 month ago
Duration1:56
Video IDEGbVbRE3qvM
Languageid
CategoryEducation
PrivacyPublic
Made for KidsNo
Video TypeRegular Video

Performance Metrics

Views31
Likes0
Comments0
Engagement Rate0.00%
Likes per 100 views0.00
Comments per 1K views0.00

Description

SLEMAN - Distribusi daging kurban yang signifikan dengan kantong plastik berpotensi menambah jumlah sampah anorganik yang sulit terurai. Untuk itu, warga di sekitar Masjid At-Taufiq, Margokaton, Seyegan, Sleman mengantisipasinya dengan pembagian menggunakan anyaman bambu atau kreneng. Lalu untuk dagingnya diberi alas daun hati yang diperoleh dari lingkungan sekitar. Ketua Panitia Kurban Masjid At-Taufiq Nardi Sudomo menjelaskan, penggunaan kreneng memang disengaja sebagai upaya penghematan dan pengendalian sampah plastik. Program semacam ini dia sebut sudah konsisten berjalan selama lima tahun. "Jadi dikembalikan ke masa lalu. Dulu masyarakat bungkusnya dengan kreneng dan daun jati," katanya Rabu (27/5). Kreneng ini tidak dibuat sendiri. Tetapi dibeli di pasar tradisional setempat. Secara biaya memang lebih mahal dibanding membeli plastik. Hanya saja jadi upaya melariskan dagangan para perajin lokal. Di samping edukasi pada masyarakat setempat, termasuk para anak muda. "Dari pertemuan-pertemuan warga juga sudah diinformasikan untuk pengurangan sampah plastik," tambahnya. Hewan ternak yang disembelih di Masjid At-Taufiq sendiri ada tiga sapi dan lima ekor kambing. Seluruhnya dibungkus dalam 166 paket dalam kreneng dan dibagikan pada warga setempat. Menurut Nardi, pekerjaan rumah ke depannya adalah pemanfaatan isi perut atau rumen yang bisa digunakan untuk pupuk. Saat ini dari Masjid At-Taufiq rumen ini masih dibuang dan belum dimanfaatkan. Sementara itu, Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sleman Sugeng Riyanta menjelaskan, sesuai dengan edaran bupati penyelenggara kurban memang diimbau untuk tidak menggunakan kantong plastik sekali pakai. Bisa menggunakan wadah yang dapat digunakan kembali atau yang bisa dikomposkan. "Contohnya besek bambu, daun, thinwall, atau kemasan ramah lingkungan lainnya," tambahnya. Video : ELANG K.D/RADAR JOGJA 𝗕𝗮𝗰𝗮 𝗦𝗲𝗹𝗲𝗻𝗴𝗸𝗮𝗽𝗻𝘆𝗮 𝗱𝗶: 𝗵𝘁𝘁𝗽𝘀://𝗿𝗮𝗱𝗮𝗿𝗷𝗼𝗴𝗷𝗮.𝗷𝗮𝘄𝗮𝗽𝗼𝘀.𝗰𝗼𝗺/ #radarjogja #jogjakarta #jogja #beritajogja . . Ikuti juga akun kami: Instagram : @radarjogja X : @radarjogja tiktok : jawaposradarjogja Website : radarjogja.jawapos.com/ . Alamat : Jl. Cendrawasih No.194 B, Manukan, Condongcatur, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55283 Radar Jogja Channel tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana diatur dalam UU ITE.

Related Videos

More videos from Radar Jogja Channel