Dugaan Gratifikasi Raja Juli Buntut Amplop Bupati Kuantan Singingi, Begini Kata DPR & Eks Ketua KPK
Jul 6, 2026•Channel
AI Analysis
Data from YouTube Data API v3•Updated Just now
Video Overview
Video Details
Published2 days ago
Duration12:46
Video IDElRrlGKu6EM
Languageid
CategoryNews & Politics
PrivacyPublic
Made for KidsNo
Video TypeRegular Video
Performance Metrics
Views7K
Likes39
Comments63
Engagement Rate1.45%
Likes per 100 views0.55
Comments per 1K views8.94
Description
KOMPAS.TV – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah menganalisis laporan dugaan gratifikasi terkait temuan amplop yang diduga ditinggalkan Bupati Kuantan Singingi, Suhardiman Amby, usai pertemuan dengan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni di Kantor Kementerian Kehutanan.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyampaikan bahwa laporan yang diterima pada 3 Juli 2026 tersebut saat ini masih berada pada tahap verifikasi dan analisis oleh Direktorat Gratifikasi dan Pelayanan Publik (DGPP) KPK. Proses ini dilakukan untuk menelaah seluruh informasi yang disampaikan oleh pelapor.
Selain itu, KPK juga akan melakukan koordinasi dengan unit terkait di lingkungan internal lembaga antirasuah. Hasil analisis tersebut nantinya akan menjadi dasar untuk menentukan apakah perkara ini akan ditingkatkan ke tahap penyelidikan atau tidak.
Sementara itu, buntut polemik dugaan suap terkait pelepasan kawasan hutan di Kabupaten Kuantan Singingi, Riau, Komisi IV DPR berencana memanggil Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni untuk meminta penjelasan. Dalam pembahasan ini, KompasTV menghadirkan Anggota Komisi IV DPR Fraksi Partai Golkar Firman Soebagyo serta mantan Ketua KPK Abraham Samad untuk mengulas perkembangan kasus dan berbagai pandangan terkait dugaan tersebut.
#KPK #Gratifikasi #RajaJuliAntoni #KementerianKehutanan #KuantanSingingi #KomisiIVDPR
------------------------------------------
Sahabat Kompas TV, jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Kompas TV Medan, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.
Jangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live
Sahabat Kompas TV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv
Media sosial Kompas TV Medan
TikTok : https://www.tiktok.com/@kompastvmedan
Instagram : https://www.instagram.com/kompastvmedan/
Facebook : https://www.facebook.com/kompastvmdn/
Twitter : https://twitter.com/kompastvmedan
Threads: https://www.threads.net/@kompastvmedan
Kompas TV
Independen | Terpercaya
#kompastvmedan