Renungan Harian Suara Alfa Omega - Rabu, 1 April 2026
Mar 31, 2026•Channel
AI Analysis
Data from YouTube Data API v3•Updated Just now
Video Overview
Video Details
Published3 months ago
Duration2:05
Video IDEoaJy4ZfFQw
Languageid
CategoryNonprofits & Activism
PrivacyPublic
Made for KidsNo
Video TypeRegular Video
Performance Metrics
Views242
Likes38
Comments2
Engagement Rate16.53%
Likes per 100 views15.70
Comments per 1K views8.26
Description
*_Rabu, 01 April 2026_*
*BERBENAH DIRI*
_“Karena para imam dan orang-orang Lewi bersama-sama mentahirkan diri, sehingga tahirlah mereka sekalian.” (Ezra 6 : 20a)_
Biasanya perantau bila bertemu dengan orang lain sebangsanya akan merasa senang karena sama-sama merasa sebagai anak bangsa. Orang Indonesia di luar negeri banyak yang membuat perkumpulan, yang mewadahi mereka untuk saling membantu dan memperhatikan. Untuk itu kadang diadakan acara bersama untuk menjalin hubungan satu dengan lainnya dan membangun semangat kebersamaan.
Demikian juga dalam gereja TUHAN, kita sebagai orang-orang yang melayani TUHAN diharapkan saling membangun dan memperhatikan sebagai bentuk kebersamaan. Persatuan sangat penting dalam membangun sebuah bangsa. Ini juga yang TUHAN inginkan dalam gereja agar umat-Nya bersatu. Bukan saja bersatu dalam iman yang sama, tapi juga bersama-sama “mentahirkan diri” artinya memiliki kesadaran bersama untuk menyucikan diri. Ada korban yang harus diberikan sebagai persembahan kepada TUHAN. Zaman dulu, orang Israel menyembelih anak domba sebagai korban, tetapi sekarang kita yang melayani TUHAN berkorban dalam berbagai bentuk; bisa waktu, tenaga, dana, pemikiran, terutama hati yang rela melayani TUHAN dengan tulus dan sukacita. Diri kita harus dibenahi. Membereskan diri dari hal-hal yang mengusik hati dan yang menjauhkan kita dari TUHAN. Luka hati, kesombongan, ego, iri, perkataan yang tidak membangun, dan segala keinginan daging yang ingin mendapat prioritas dalam hidup ini harus dikalahkan. Ini penting agar kita menjadi “tahir”, yang artinya bersih, suci, atau murni. Alangkah senangnya TUHAN melihat orang-orang yang di hadapan-Nya bersih.
Adakah kita mengupayakan diri untuk selalu berbenah? Bukan hanya sesekali tapi biarlah gaya hidup kita sehari-hari menunjukkan pembenahan diri karena kita ingin TUHAN bersukacita karena kita. Doa dan firman yang akan mengingatkan kita untuk menjalani hidup yang suci. (MS-02)
_*Doa:* Tuhan Yesus kami bersyukur atas Firman-Mu hari ini, ajar kami berbenah diri kami agar semakin berkenan di hadapan-Mu. Bersama Roh-Mu kami mampu. Dalam nama Tuhan Yesus Kristus kami berdoa. Amin._