Modal Rp100 Juta Korban PHK Banting Setir Buka Usaha Roti Rumahan di Makassar

May 17, 2026Channel
AI Analysis
Data from YouTube Data API v3Updated Just now
Tribunnews
Tribunnews

15.5M subscribers

View Channel

Video Overview

Video Details

Published2 months ago
Duration4:11
Video IDFPEnEPf4zMA
Languageid
CategoryPeople & Blogs
PrivacyPublic
Made for KidsNo
Video TypeRegular Video

Performance Metrics

Views571
Likes12
Comments1
Engagement Rate2.28%
Likes per 100 views2.10
Comments per 1K views1.75

Description

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru TRIBUN-VIDEO.COM - Usaha roti rumahan MJF Bakeri berlokasi di Gang Damai Lorong Satu, RT 001 RW 008, Kelurahan Balang Baru, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar. ‎ ‎Usaha ini dikelola oleh Saifuddin, 52 tahun, kelahiran Bima, 18 Desember 1972. ‎ ‎Saifuddin tengah menimbang bahan-bahan adonan saat dikunjungi Tribun-Timur.Com pada Rabu (14/1/2026). ‎ ‎Menurut Saifuddin, nama MJF Bakeri diambil dari nama ayahnya, Muhammad Jafar. ‎ ‎Hal itu sebagai bentuk penghormatan dan sekaligus motivas baginya. ‎ ‎“Motivasi ayah ke saya banyak. Itu alasan saya menggunakan namanya,” ujar Saifuddin. ‎ ‎Saifuddin mualai usahanya pada pertengahan 2024 lalu. Total sudah satu setengah tahun usahanya berjalan. ‎ ‎Sebelum membuka usaha sendiri, Saifuddin bekerja sebagai koki di salah satu cabang toko ritel. ‎ ‎Ia beralih usaha setelah terjadi pengurangan karyawan. ‎ ‎"Lebih dua puluh tahun saya bekerja sebelum kena PHK," ucapnya. ‎ ‎Bahan-bahan digunakan membuat roti di antaranya tepung, mentega, garam, gula pasir, telur, pelembut, dan bahan pengembang. ‎ ‎“Sesuai dengan standar kesehatan,” kata Saifuddin. ‎ ‎Roti produksi yang dibuat Saifuddin memiliki daya tahan hingga 6 hari. ‎ ‎"Tapi standar kesehatan 3 hari saja," ucapnya. ‎ ‎Saifuddin mengungkapkan, jumlah roti yang diproduksi disesuaikan dengan permintaan. ‎ ‎Tapi ia mengatakan rata-rata, menghasilkan sekitar 150 buah roti per hari. ‎ ‎"Perkilo adonan itu bisa hasilkan 36 roti, sementara saya rata rata buat 5 kilo, kita hitung sendiri itu," ujar Saifuddin. ‎ ‎Saifuddin menjelaskan, tahapan pembuatan roti meliputi penimbangan bahan, pengadukan adonan melalui mesin mixer selama sekitar 10 menit, pendiaman adonan selama 25 menit, pembentukan, lalu setelah itu pemanggangan selama 15 menit. ‎ ‎"Dibentuk dulu, lalu diisi, terus dimasukkan ke mesin pembakaran," ucapnya. ‎ ‎Dalam menjalankan usahanya, Saifuddin dibantu istrinya, Hasriani. ‎ ‎Menurut Saifuddin, untuk membangun usahanya ini, ia merogoh modal awal sebesar Rp100 juta ‎ ‎"Rp60 juta saja itu dialokasikan untuk alat-alat," ucapnya. ‎ ‎Produk yang dibuat Saifuddin dipasarkan di wilayah Antang, Jalan Sunu, Rappocini, Sungguminasa Gowa, serta sejumlah pasar tradisional. ‎ ‎Varian produk yang dihasilkan meliputi roti cokelat pisang, cokelat keju, abon, pisang keju, cokelat, roti sosis, serta donat. ‎ ‎Saifuddi mengungkapkan, pemesanan produk dapat dilakukan melalui layanan WhatsApp di nomor 0813 5546 8805. ‎ ‎"Jika ada acara atau kegiatan, kami siap menyuplai, silakan saja hubungi kami," ucapnya. Program: Local Experience Editor: Akmal Khoirul Habib #localexperience #kuliner #makanan #MJFBakeri #Makassar #UMKM #RotiRumahan #KulinerMakassar #BakeriMakassar #RotiEnak #UsahaRumahan #InspirasiUMKM #MakassarKuliner #DonatMakassar #RotiCokelat #UMKMNaikKelas #KisahInspiratif #usaharumahan

Related Videos

More videos from Tribunnews