Refleksi Setahun Kuningan Melesat, Bupati Klaim Tantangan Berat SDM dan Tekanan Fiskal

Feb 24, 2026Channel
AI Analysis
Data from YouTube Data API v3Updated Just now

Video Overview

Video Details

Published3 months ago
Duration2:20
Video IDFcPB_ht5DWc
Languageid
CategoryPeople & Blogs
PrivacyPublic
Made for KidsNo
Video TypeYouTube Short

Performance Metrics

Views4.9K
Likes17
Comments0
Engagement Rate0.35%
Likes per 100 views0.35
Comments per 1K views0.00

Description

Meski mendapat penilaian kepuasan selama setahun melayani masyarakat, hal itu tetap menjadi komitmen Pemerintah Kabupaten Kuningan memprioritaskan pembangunan infrastruktur jalan sebagai bagian dari penguatan layanan dasar kepada masyarakat. Demikian Hal itu disampaikan Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar saat wawancara khusus dengan Tribun Jabar dalam podcast di Kantor Bupati Kuningan di Kompleks Kuningan Islamic Center, Rabu (18/2/2026). Mengawali perbincangan, Bupati mengemukakan bahwa jalan merupakan “urat nadi” sebuah daerah. Pasalnya, ketika infrastruktur jalan rusak, ini menimbulkan pelayanan dasar seperti ekonomi, pendidikan dan kesehatan ikut terdampak. “Bagi saya jalan itu urat nadinya sebuah daerah. Kalau jalannya rusak dapat terdampak pada pendidikan dan aktivitas ekonomi masyarakat juga terganggu,” ujarnya. Selama masa jabatannya, perbaikan layanan dasar menjadi prioritas utama, dengan fokus besar pada pembangunan dan perbaikan jalan. "Kami juga memastikan sektor lain seperti pertanian dan kesehatan tetap mendapatkan perhatian," katanya. Bupati mengakui, proporsi anggaran dari APBD untuk infrastruktur jalan saat ini memang lebih besar. Namun, Pemerintah Kabupaten Kuningan juga mendapat dukungan dari pemerintah pusat, khususnya dalam sektor pendidikan dan kesehatan. “Tahun ini alhamdulillah ada perhatian cukup besar dari pemerintah pusat untuk layanan kesehatan dan pendidikan. Karena itu, dari APBD kita bisa lebih fokus ke infrastruktur jalan,” katanya. Mengenai kepuasan publik 88,8 Persen yang dilakukan tim survei Jamparing Research, Bupati juga menyampaikan apresiasi atas dukungan masyarakat dan jajaran birokrasi selama satu tahun terakhir. "Berdasarkan survei salah satu lembaga di Kuningan, tingkat kepuasan dan optimisme masyarakat terhadap kinerja pemerintah daerah mencapai 88,8 persen. Ya meskipun demikian, kami tidak menutup mata terhadap berbagai kekurangan yang masih ada, seperti pelayanan yang belum maksimal, jalan berlubang, serta persoalan sosial lainnya," katanya. Mengakhiri refleksi satu tahun kepemimpinannya, Bupati berharap dukungan dan partisipasi masyarakat terus mengalir demi percepatan pembangunan di Kabupaten Kuningan. “Dengan optimisme yang disertai implementasi dan aksi nyata, insya Allah Kuningan bisa bangkit dan semakin maju," katanya. (*) Sumber: Tribun Jabar

Related Videos

More videos from tribunjabar video