Istri Menteri dan Kepala Daerah Berkumpul di Makassar
Jul 11, 2026•Channel
AI Analysis
Data from YouTube Data API v3•Updated Just now
Video Overview
Video Details
Published6 days ago
Duration1:35
Video IDGOIoERQeiq4
Languageid
CategoryNews & Politics
PrivacyPublic
Made for KidsNo
Video TypeRegular Video
Performance Metrics
Views370
Likes1
Comments0
Engagement Rate0.27%
Likes per 100 views0.27
Comments per 1K views0.00
Description
#tribuntimur #tribunviral #istrimenteri #kepaladaerah #berkumpul #dekranasda
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Suasana halaman Trans Studio Mall Makassar, Jalan Metro Tanjung Bunga, Jumat (10/7/2026), dipenuhi warna-warni busana tradisional hingga kebaya modern dari berbagai penjuru Nusantara.
Istri Wakil Presiden RI, para istri menteri, istri gubernur, bupati, dan wali kota hadir dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas).
Sejak siang hari, para tamu mulai berdatangan mengenakan busana adat dan pakaian khas daerah masing-masing.
Motif tenun, songket, batik, hingga kain tradisional dari berbagai provinsi menciptakan pemandangan yang memikat perhatian.
Di antara tamu yang hadir tampak istri Wakil Presiden RI, Selvi Gibran Rakabuming Raka.
Selvi didampingi Ketua Harian Dekranas Tri Tito Karnavian serta Wakil Ketua Harian Dekranas Sri Suparni Bahlil.
Turut hadir pula Ayu Heni Rosan dan Marlyn Sugiono bersama jajaran pengurus Dekranas pusat.
Kehadiran para ketua TP PKK dan Dekranasda dari berbagai provinsi turut menyemarakkan acara.
Di antaranya Ketua TP PKK Jawa Timur Arumi Bachsin Emil Dardak, Ketua Dekranasda Sumatera Utara Kahiyang Ayu Bobby Nasution, Ketua Dekranasda Sulawesi Selatan Naoemi Octarina Sudirman, Ketua Dekranasda Kalimantan Timur Sarifah Suraidah dan jajaran istri gubernur lainnya
Hadir juga ketua Dekranasda kabupaten kota, termasuk Ketua Dekranasda Makassar Melinda Aksa
Tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, kehadiran para tokoh perempuan tersebut juga menjadi simbol dukungan terhadap pelestarian kriya dan produk kerajinan nasional.
Ragam busana yang dikenakan para peserta menjadi daya tarik tersendiri.
Ada yang mengenakan kebaya modern berpadu kain tenun, busana adat Sulawesi, hingga pakaian tradisional dari Sumatera, Kalimantan, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua.
Sesekali para tamu berhenti untuk menyapa masyarakat dan mengabadikan momen bersama peserta lainnya.
Diketahui, rangkaian HUT ke 46 Dekranas telah berlangsung sejak Kamis (9/7/2026).
Agenda diawali dengan peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK yang berlangsung di Hotel Claro Makassar Jl AP Pettarani.
Agenda tersebut dibuka Ketua harian Dekranas Tri Suswati Tito Karnavian bersama Ketua Harian II Sri Suparni Bahlil.
Pada kesempatan itu,Tri Suswati Tito Karnavian meminta kader PKK di daerah-daerah melakukan monitoring terhadap kesehatan masyarakat.
Layanan cek kesehatan gratis di fasilitas Kesehatan hingga posyandu harus dimanfaatkan masyarakat.
"Itulah kekuatan kader PKK. Kader PKK ini mencapai ke Dasawisma sampai tingkat RT desa, karena 10 rumah tangga itu ada satu kader PKK yang bisa memonitor, mendorong 10 rumah ini untuk melaksanakan cek kesehatan gratis," jelas Tri Suswati yang mengenakan baju berwarna merah.
Cek kesehatan gratis memuat periksa Kesehatan gigi mulut, periksa Kesehatan umum, pemeriksaan telinga.
Kemudian pemeriksaan status gizi.
Bahkan ada juga vaksin HPV yang diberikan selama rangkaian Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) Tim Penggerak PKK ke-54 dan 46 tahun Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) tahun 2026.
Cek Kesehatan gratis juga bisa diakses dalam layanan di Posyandu.
Tri Suswati meminta masyarakat rutin mengecek kesehatan sebagai mitigasi agar terbebas penyakit.
Usai kegiatan itu, rombongan mengikuti agenda kegiatan bertajuk Pendampingan Kewirausahaan dan Pengembangan Produk Kerajinan Khas Daerah bagi UMKM Wilayah Sekitar Tambang dan Hulu Migas.
Dalam sambutannya, Sri Suparni menyampaikan, kawasan pertambangan dan hulu migas tidak hanya dikenal karena kekayaan sumber daya alamnya, tetapi juga menyimpan potensi besar dari tangan-tangan kreatif masyarakat.
Menurutnya, di balik aktivitas tambang lahir berbagai produk kerajinan yang menjadi identitas budaya sekaligus sumber penghidupan warga.
"Sesungguhnya ada kekayaan lain yang tidak kalah berharga, yakni karya para pengrajin yang setiap hari menenun, menganyam, merajut, dan membatik dengan penuh ketekunan," ujarnya.
Ia mengaku terkesan dengan berbagai produk kerajinan yang dipamerkan para pelaku UMKM binaan perusahaan sektor pertambangan dan migas.
Menurut Sri Suparni, hasil karya tersebut membuktikan, pembinaan yang dilakukan berbagai perusahaan telah memberikan dampak nyata bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional.
Reporter: Siti Aminah
Editor Video : Sanovra J. R
Narator : Rasni Gani
(TRIBUN-TIMUR.COM)
Update info terkini via http://tribun-timur.com/
Follow dan like fanpage Facebook http://bit.ly/FBTribunTimurMks
YouTube business inquiries: 081144407111
Follow akun Instagram http://bit.ly/IGTribunTimur
Follow akun Twitter http://bit.ly/twitterTribunTimur