Suku Bunga BI Naik Lagi, Yakin Bisa Redam Gejolak Rupiah?
Jun 9, 2026•Channel
AI Analysis
Data from YouTube Data API v3•Updated Just now
Video Overview
Video Details
Published1 month ago
Duration10:54
Video IDGwQiYskKOUc
Languageid
CategoryNews & Politics
PrivacyPublic
Made for KidsNo
Video TypeRegular Video
Performance Metrics
Views5.4K
Likes57
Comments28
Engagement Rate1.56%
Likes per 100 views1.05
Comments per 1K views5.15
Description
Keputusan Bank Indonesia yang menaikkan suku bunga acuan 25 Bps menjadi 5,50% pada Selasa (09/06) dinilai Direktur Insight Investments, Camar Remoa sebagai Langkah bijak di tengah pelemahan nilai tukar Rupiah.
Rupiah yang anjlok hingga ke level Rp 18.200 per Dolar AS membutuhkan upaya menarik caital inflow asing dan kebijakan ini direspons positif oleh pasar yang mampu mengerek mata uang Garuda ke Rp 18.000-an per Dolar AS.
Di sisi lain, pelaku pasar masih mencermati arah kebijakan fiskal pemerintah terkait disiplin fiskal dan pengelolaan APBN.
Seperti apa pelaku pasar melihat arah kebijakan suku bunga BI dan dampaknya ke Pasar saham hingga obligasi? Selengkapnya simak dialog Andi Shalini dengan Direktur Insight Investments, Camar Remoa dalam Power Lunch, CNBC (Selasa, 09/06/2026)
Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di https://www.cnbcindonesia.com/.
CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com.
CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS.
Follow us on social: Twitter: https://twitter.com/cnbcindonesia
Facebook Page: https://www.facebook.com/CNBCIndonesia/
Instagram: https://www.instagram.com/cnbcindonesia/
https://www.instagram.com/cuap_cuan/
Tiktok: https://bit.ly/38BYtJx
Spotify: https://spoti.fi/2BR7KkT