Korban 38 Rumah Hangus Terbakar di Galung Tulu Polman Dapat Bantuan Paket Sembako

Mar 2, 2026Channel
AI Analysis
Data from YouTube Data API v3Updated Just now

Video Overview

Video Details

Published3 months ago
Duration1:13
Video IDGyODmhtTYEI
Languageid
CategoryNews & Politics
PrivacyPublic
Made for KidsNo
Video TypeYouTube Short

Performance Metrics

Views697
Likes3
Comments0
Engagement Rate0.43%
Likes per 100 views0.43
Comments per 1K views0.00

Description

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN- Korban musibah kebakaran 38 rumah di Desa Galung Tulu, Kecamatan Balanipa, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat. mendapat bantuan paket Sembako, Senin (2/3/2026). Bantuan paket Sembako ini dikumpulkan petugas sosial kebencanaan di posko tenda utama. Selain bantuan Sembako, warga terdampak sebanyak 57 Kepala Keluarga juga mendapat bantuan tikar, kompor dan obat-obatan. Pantauan di lokasi, petugas kebencanaan menyusun paket Sembako yang diberikan tiap satu KK. Paket Sembako ini terdiri dari Beras, 25 kg, mie instan, sembako (kopi, gula, minyak, kue, biskuit) telur satu rak, air empat dos. Satu per satu warga dari 57 KK ini berbaris di posko darurat untuk diberikan paket Sembako. Warga terdampak saat ini mendirikan tenda posko masing-masing di lahan bekas puing rumah terbakar. Mereka mulai memasak untuk penuhi kebutuhan harian anak-anak yang membutuhkan makanan. Pemerintah Daerah Polman juga nampak mendirikan dapur umum bekerja sama dengan petugas kepolisian Korps Brimob. "Kita sudah punya data yang terdampak, 57 KK dan 199 jiwa, ini kita salurkan bantuan sembako," kata sekretaris Desa Galung Tulu, Muhammad Sukri. Dia menyampaikan sejak pagi tadi, warga telah mendapatkan bantuan paket Sembako sebanyak dua kali. Setiap kepala keluarga langsung menerima bantuan itu setelah namanya dipanggil petugas kebencanaan. Muhammad Sukri menyebut bantuan untuk korban kebakaran ini terus berdatangan dari luar daerah. "Terus berdatangan bantuan, ada dari luar daerah, ada dari komunitas, ada juga dari pemerintah daerah dan pemerintah provinsi," ungkapnya. Disebutkan warga terdampak bencana saat ini juga sangat membutuhkan peralatan memasak. Seperti kompor gas, reskuker, sendok piring dan peralatan dapur, serta alat mandi seperti sikat gigi dan sabun. Dia berharap penyaluran bantuan yang datang berikutnya dilengkapi dengan peralatan mandi. "Untuk sementara ini kebutuhan dasar seperti air masi cukup, yang urgen itu pembangunan kembali 29 rumah hangus," ungkapnya. Sementara itu, salah satu korban, Idawati mengaku tak ada yang dapat ia selamatkan saat musibah kebakaran. Idawati mengaku saat ini membutuhkan bantuan peralatan dapur, seperti alat memasak elektronik. "Kita butuh alat memasak nasi, perabotan dapur karena ini sudah ada bantuan sembako yang diberikan," ungkap Idawati. Idawati juga berharap bantuan seragam sekolah segera diberikan, agar anak-anaknya dapat kembali ke sekolah Ibu tiga anak ini hanya dapat menyelamatkan beberapa lembar pakaian saja. Meski begitu, dia bersyukur semua sanak keluarganya selamat dari musibah kebakaran. Sebelumnya diberitakan, Kebakaran hebat melanda pemukiman padat penduduk di Desa Galung Tulu, Kecamatan Balanipa, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), Sabtu (28/2/2026) malam. Pemerintah Desa Galung Tuluk melaporkan sebanyak 38 rumah warga ludes di lalap si jago merah. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, warga sempat panik melihat kobaran api. Kebakaran rumah di kawasan padat penduduk terjadi sekitar pukul 20.30 Wita saat warga sholat taraweh. Beberapa rumah dalam keadaan kosong ditinggal pemilik pergi ke masjid untuk sholat tarawih. Korban api cepat merembes ke rumah lainnya karena cukup berdekatan dan rumah terbuat dari semi permanen. Warga sekitar hanya dapat pasrah melihat kobaran api, serta ikut menyiram dengan air seadanya. Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Polman dibantu Damkar Majene menerjunkan 10 armada. Sulitnya akses karena kawasan padat penduduk membuat petugas Damkar kesulitan memadamkan kobaran api.(*) Editor Video: Indra Mahendra Sumber: tribunsulbar.com Naskah & Video: Fahrun

Related Videos

More videos from Tribun Sulbar Official