Remaja 18 Tahun Tewas Tertembak Polisi Saat Bermain Perang-perangan di Makassar
Mar 6, 2026•Channel
AI Analysis
Data from YouTube Data API v3•Updated Just now
Video Overview
Video Details
Published3 months ago
Duration9:41
Video IDIV14XgE1AP4
Languageid
CategoryNews & Politics
PrivacyPublic
Made for KidsNo
Video TypeRegular Video
Performance Metrics
Views694
Likes0
Comments3
Engagement Rate0.43%
Likes per 100 views0.00
Comments per 1K views4.32
Video Tags
#berita kompastv#kompas tv#berita terbaru hari ini#viral terbaru#berita terkini#remaja tewas makassar#bertran eka prasetyo#ibtu nasrullah#penembakan polisi#kasus polisi makassar#remaja tertembak senjata mainan#tragedi makassar#penegakan hukum polri#berita sulawesi selatan#insiden senjata api#evaluasi polisi#sidang etik polisi#keadilan korban polisi#konflik warga aparat#berita kriminal makassar
Description
KOMPAS.TV - Seorang remaja berusia 18 tahun, Bertran Eka Prasetyo, meninggal dunia setelah diduga tertembak oleh anggota Polsek Kukang, Ibtu Nasrullah, saat bermain perang-perangan dengan senjata mainan jenis senapan Omega di Jalan Todopuli, Makassar, Sulawesi Selatan.
Peristiwa terjadi pada Minggu pagi saat Bertran dan teman-temannya bermain hingga ke tengah jalan, membuat lalu lintas sempat terhenti.
Ibtu Nasrullah tiba di lokasi dengan mobil putih dan membubarkan kerumunan dengan tembakan peringatan.
Saat menangkap Bertran, diduga pistol yang dipegang pelaku meletus secara tidak sengaja ketika korban meronta, sehingga peluru bersarang di tubuh remaja tersebut.
Bertran langsung dilarikan ke Rumah Sakit Bayangkara Makassar, namun dinyatakan meninggal di perjalanan akibat pendarahan.
Keluarga dan tetangga korban menyatakan duka mendalam, menyoroti kondisi tubuh Bertran yang mengalami luka memar dan bengkak.
Kapolrestabes Makassar, Kombes Arya Perdana, memastikan Ibtu Nasrullah telah diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka.
Pihak kepolisian juga melakukan olah TKP dan penyidikan serta menunggu proses sidang etik terhadap pelaku.
Komisi Kepolisian Nasional menegaskan bahwa posisi senjata pada saat insiden menunjukkan tidak ada niat membidik korban secara sengaja.
Brigjen Truno Yudo menambahkan evaluasi penggunaan senjata di institusi kepolisian terus dilakukan untuk mencegah insiden serupa.
Sementara itu, keluarga korban berharap pelaku mendapat hukuman seberat-beratnya sebagai bentuk keadilan atas meninggalnya Bertran.(AUREL)
#remajatewas #makassar #penembakanpolisi #beritakriminal #keadilan
Sahabat Kompas TV Jember, jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Kompas TV Jember, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia.
Sahabat Kompas TV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv
Facebook : https://www.facebook.com/profile.php?id=100010540572678
Instagram : https://www.instagram.com/kompastv_jember/?hl=id
Tiktok: https://www.tiktok.com/@kompastv_jember
Twitter : https://twitter.com/KompasTV_Jember
KOMPASTV JEMBER CHANEL 54 UHF
Alamat Redaksi: Jl. KH. Wahid Hasyim - 22C, Kel. Kepatihan - Kec. Kaliwates - Jember