Sengaja Berpakaian Lusuh, Sunan Bonang Diusir Penerima Tamu Saat Menghadiri Hajatan?! |JEJAK ISLAM 3
Jun 12, 2026•Channel
AI Analysis
Data from YouTube Data API v3•Updated Just now
Video Overview
Video Details
Published6 days ago
Duration9:22
Video IDKh9cjB1ASrc
Languageid
CategoryEducation
PrivacyPublic
Made for KidsNo
Video TypeRegular Video
Performance Metrics
Views38
Likes2
Comments0
Engagement Rate5.26%
Likes per 100 views5.26
Comments per 1K views0.00
Video Tags
Description
Sengaja Berpakaian Lusuh, Sunan Bonang Diusir Penerima Tamu Saat Menghadiri Hajatan?! |JEJAK ISLAM 3
Tumbuh besar di lingkungan Pesantren Ampel Denta Surabaya bersama Sunan Giri, Raden Makdum Ibrahim (Sunan Bonang) menunjukkan keunggulan luar biasa dalam menyerap ilmu ketauhidan sejak usia belia. Pada akhir abad ke-15, beliau diutus oleh sang ayah, Sunan Ampel, untuk meluaskan syiar Islam di wilayah Jawa bagian tengah dan timur yang kala itu sedang berada dalam fase transisi dan kekacauan geopolitik akibat melemahnya imperium Majapahit. Di tengah persaingan antar-kadipaten dan maraknya peperangan, Islam hadir membawa angin segar kedamaian. Catatan historis Babad Lasem mengungkapkan bahwa masyarakat Jawa berbondong-bondong memeluk Islam karena rukun dan upacaranya yang sangat mudah serta tidak serumit tradisi keagamaan sebelumnya yang sarat akan sesajian (uba rampe). Melalui wilayah dakwah yang membentang luas dari Lasem, Tuban, Kediri, hingga Tulungagung, Sunan Bonang menyampaikan wawasan ketuhanan secara supel tanpa paksaan, bahkan berhasil menyadarkan Raden Mas Said atau Lokajaya—seorang pembegal dan penjahat kelas kakap—menjadi sosok ulama saleh yang kelak kita kenal sebagai Sunan Kalijaga.
Kendati memiliki kedudukan terhormat sebagai dewan wali, Sunan Bonang legendaris akan sifatnya yang sangat bersahaja dan menolak untuk diagungkan. Suatu ketika, beliau memenuhi undangan hajatan para wali dengan sengaja mengenakan pakaian paling lusuh hingga tak dikenali dan berujung dikeluarkan dari tempat acara oleh para penerima tamu (pendarat)—sebuah bukti ketawaduan mutlak sang wali yang enggan menonjolkan status sosialnya. Di sisi lain, karomah spiritual beliau pun tergambar nyata saat didatangi oleh seorang pendeta Hindu-Brahmana asal daratan Cina yang ingin menguji keluasan ilmunya namun kehilangan seluruh kitab sucinya akibat perahu yang ditumpanginya karam di lautan Jawa. Dengan penuh ketenangan, Sunan Bonang menancapkan tongkatnya ke tanah; saat tongkat itu ditarik, air memancar deras ke permukaan sembari membawa kembali kitab-kitab sang pendeta yang telah hanyut. Menyaksikan mukjizat nyata tersebut, sang Brahmana langsung tunduk takzim, dan situs mata air legendaris itu hingga kini abadi di masyarakat dengan nama Sumur Srumbung.
#SunanBonang #WaliSongo #DamaiIndonesiaku #tvOne #RadenMakdumIbrahim #SunanAmpel #AmpelDenta #SunanKalijaga #Lokajaya #BabadLasem #SejarahTuban #KaromahWali #SumurSrumbung #MisteriSejarah #DakwahKultural #UlamaNusantara #PesantrenAmpel #IslamDamai #SejarahNusantara #KisahWali #SunanGiri #BrahmanaCina #KetawaduanWali #Walipoker #SyamailWali #BudayaJawa #EdukasiSejarah #MajapahitTransit #DokumenterIslam #islamrahmatanlilalamin
Live streaming di :
https://www.youtube.com/ @Damaiindonesiakutvone
https://www.youtube.com/ @damaiindonesiakuid
Simak berbagai konten religi Islam lainnya hanya di:
https://damaiindonesiaku.id/
damaiindonesiakutvone
damaiindonesiaku.id
Saksikan live streaming tvOne hanya di https://www.tvonenews.com/live