GACORR! ITALIA TRANSFER TEKNOLOGI KAPAL PERANG KE INDONESIA, SENJATA PRESISI RD70 WAFAR BUATAN PT DI
Jun 25, 2026•Channel
AI Analysis
Data from YouTube Data API v3•Updated Just now
Video Overview
Video Details
Published3 weeks ago
Duration9:13
Video IDKqddYAuBd8o
Languageid
CategoryNews & Politics
PrivacyPublic
Made for KidsNo
Video TypeRegular Video
Performance Metrics
Views28.3K
Likes1.4K
Comments151
Engagement Rate5.37%
Likes per 100 views4.84
Comments per 1K views5.33
Video Tags
#indonesia#tni al#tni ad#alutsista indonesia#militer indonesia#pertahanan indonesia#kri brawijaya 320#kri prabu siliwangi 321#ppa fincantieri#fincantieri#dieselindo utama nusa#offset pertahanan#transfer teknologi#kapal perang indonesia#kapal perang tni al#pt dirgantara indonesia#ptdi#rd70 wafar#roket presisi indonesia#roket 70mm
Description
GACORR! ITALIA TRANSFER TEKNOLOGI KAPAL PERANG KE INDONESIA, SENJATA PRESISI RD70 WAFAR BUATAN PT DI
Di tengah sorotan publik terhadap berbagai alutsista baru TNI, muncul satu perkembangan yang justru bisa menjadi fondasi penting menuju kemandirian pertahanan Indonesia.
Kemhan RI bersama Fincantieri Italia resmi menjalankan program offset senilai sekitar 30 juta Euro atau sekitar Rp530 miliar kepada PT Dieselindo Utama Nusa. Program ini bertujuan membangun kemampuan nasional dalam pemeliharaan dan perawatan kapal perang kelas PPA milik TNI AL, termasuk KRI Brawijaya-320 dan KRI Prabu Siliwangi-321.
Apa sebenarnya offset pertahanan itu? Mengapa Dieselindo dipilih menerima transfer teknologi strategis dari Italia? Dan benarkah Indonesia mulai menyiapkan "dokter kapal perang" sendiri?
Selain itu, kita juga membahas keberhasilan Korps Marinir TNI AL dan PT Dirgantara Indonesia dalam menguji roket presisi RD70 WAFAR. Roket kaliber 70 mm ini hadir dengan kemampuan pemandu presisi, jangkauan hingga 7 kilometer, serta kompatibel dengan berbagai platform TNI mulai dari helikopter hingga pesawat tempur.
Apakah RD70 WAFAR menjadi langkah awal menuju kemandirian persenjataan nasional? Seberapa penting teknologi ini bagi masa depan industri pertahanan Indonesia?
Simak videonya sampai habissss