Target Nol Kekerasan Perempuan dan Anak di Mamuju Tengah, Seluruh Perangkat Daerah Diminta Kolaboras

Jun 15, 2026Channel
AI Analysis
Data from YouTube Data API v3Updated Just now

Video Overview

Video Details

Published1 month ago
Duration3:38
Video IDKrfz_Fgcxp0
Languageid
CategoryNews & Politics
PrivacyPublic
Made for KidsNo
Video TypeRegular Video

Performance Metrics

Views2
Likes0
Comments0
Engagement Rate0.00%
Likes per 100 views0.00
Comments per 1K views0.00

Description

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU TENGAH – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Mamuju Tengah menggelar forum kerja sama lintas sektor yang membahas upaya pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak, tindak pidana perdagangan orang, anak berhadapan dengan hukum, serta perkawinan anak. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, 11 - 12 Juni 2026 di aula hotel Fadhila, Jl Abdul Madjid Pattaropura, Desa Topoyo, Kecamatan Topoyo. Sekretaris Daerah Mamuju Tengah, Litha Febriani, menegaskan bahwa setelah kegiatan ini ia berharap tidak ada lagi kekerasan terhadap perempuan dan anak di daerahnya. "Kita akan lakukan pencegahan semaksimal mungkin," tegasnya usai memberi sambutan, Jumat (12/6/2026). "Kalaupun ada yang terjadi kita mau kasus tersebut terselesaikan dengan tuntas," tambahnya, Jumat (12/6/2026). Litha menambahkan bahwa seluruh perangkat daerah harus melakukan kolaborasi atau kerja sama konkret. Tujuannya, mencegah dan menangani kasus permasalahan anak di Mamuju Tengah. Sementara itu, sebagai narasumber dalam forum tersebut, Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Mamuju Tengah, Iptu Muhammad Arifin, menyampaikan materi mengenai pencegahan dan mitigasi terhadap kekerasan perempuan dan anak. Arifin mengapresiasi serta menyatakan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan forum lintas sektor oleh DP3AP2KB Mamuju Tengah. "Saya mengapresiasi dan mendukung penuh kegiatan ini," ujar Arifin. Ia berharap materi dan hasil diskusi yang disampaikan dalam forum tersebut dapat mengedukasi masyarakat luas. Harapannya, pemahaman yang lebih baik tentang pencegahan kekerasan dapat menekan angka kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di wilayah Kabupaten Mamuju Tengah.(*) Editor Video: Indra Mahendra Sumber: tribunsulbar.com Naskah & Video: Sandi

Related Videos

More videos from Tribun Sulbar Official