AS Lancarkan Serangan ke Iran, Targetkan Vital Penyimpanan Rudal hingga Fasilitas Radar Pantai
Jun 28, 2026•Channel
AI Analysis
Data from YouTube Data API v3•Updated Just now
Video Overview
Video Details
Published2 days ago
Duration1:14
Video IDMLQAZOflQ7A
Languageid
CategoryNews & Politics
PrivacyPublic
Made for KidsNo
Video TypeRegular Video
Performance Metrics
Views661
Likes3
Comments0
Engagement Rate0.45%
Likes per 100 views0.45
Comments per 1K views0.00
Video Tags
Description
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Amerika Serikat (AS) kembali melancarkan serangan ke situs-situs militer Iran.
Menargetkan beberapa lokasi vital, termasuk penyimpanan rudal dan drone Iran hingga fasilitas radar pantai.
Mengutip Al Mayadeen pada (27/6), hal ini diumumkan dalam pernyataan Komando Pusat AS (CENTCOM) pada Jumat (26/6/2026) malam waktu setempat.
Kronologi serangan berawal saat pihak Amerika Serikat menuduh Iran menyerang sebuah kapal dagang.
Insiden maritim tersebut dilaporkan terjadi ketika kapal sedang melintasi Selat Hormuz di sepanjang pesisir Oman.
Sebagai bentuk respons atas insiden maritim tersebut, militer AS melancarkan serangan udara.
Di mana, yang menyasar fasilitas radar pantai serta tempat penyimpanan rudal dan drone milik Iran.
Bersamaan dengan operasi militer tersebut, media lokal Iran melaporkan terjadinya ledakan di dekat kota pelabuhan Sirik yang terletak di wilayah selatan.
Ledakan di area strategis itu dilaporkan terjadi setelah munculnya tembakan peringatan.
Di mana, yang diarahkan ke kapal-kapal yang sedang melintasi jalur perairan tersebut.
Lantas melalui rilis resminya, CENTCOM akhirnya mengonfirmasi bahwa pasukan mereka memang menjadi dalang di balik pemboman sejumlah instalasi militer Iran tersebut.
(Tribun-Video.com)
Artikel ini telah tayang di Al Mayadeen dengan judul US launches attacks on Iran, violating ceasefire, https://english.almayadeen.net/news/politics/us-launches-attacks-on-iran--violating-ceasefire.
Program: Tribunnews Video Update
Editor Video: Reka Alfa