Tak Suka Didesak Akhiri Perang, Trump: Negosiasi Iran Bisa Berlangsung Bertahun-tahun
Jun 6, 2026•Channel
AI Analysis
Data from YouTube Data API v3•Updated Just now
Video Overview
Video Details
Published1 month ago
Duration0:06
Video IDOCCtPULoMUA
Languageid
CategoryNews & Politics
PrivacyPublic
Made for KidsNo
Video TypeYouTube Short
Performance Metrics
Views9.5K
Likes13
Comments1
Engagement Rate0.15%
Likes per 100 views0.14
Comments per 1K views0.11
Video Tags
Description
TRIBUN-VIDEO.COM - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengkritik pihak-pihak yang mendesaknya untuk segera mencapai kesepakatan dengan Iran.
Ia menekankan bahwa hal-hal seperti itu mungkin membutuhkan waktu bertahun-tahun.
Trump mengatakan dalam sebuah wawancara dengan NBC bahwa pemerintahannya bergerak sangat cepat terkait Iran.
Presiden AS mengatakan perang AS-Israel dan Iran saat ini memasuki bulan ketiga, membandingkan durasinya dengan Perang Vietnam yang jauh lebih lama dan menolak kritik terhadap pendekatannya untuk menyelesaikan konflik Iran dengan cepat.
"Kita baru berada di bulan ketiga operasi dibandingkan dengan Perang Vietnam yang berlangsung selama 19 tahun," kata Trump, Jumat (5/6/2026), membandingkannya dengan Perang AS melawan Vietnam puluhan tahun lalu.
Presiden AS mengatakan bahwa menangani masalah Iran akan memakan waktu bertahun-tahun.
Trump menuduh pemerintah Iran telah "memerangi" dan "menargetkan" warga Amerika selama 47 tahun.
Presiden dari Partai Republik itu mengklaim AS menghancurkan sepenuhnya kemampuan militer Iran, termasuk sebagian besar pabrik drone, landasan peluncuran, dan lokasi pembuatan rudal.
Ia mengatakan Iran mungkin mempertahankan sekitar 21-22 persen dari persenjatan rudalnya.
Menurutnya, jumlah rudal yang tersisa di sana memang banyak, tetapi tidak sebanyak ketika Amerika Serikat dan Israel memulai perang bersama mereka melawannya.
Trump menekankan AS mengetahui secara pasti jumlah dan lokasi sisa-sisa rudal dan drone Iran serta lokasi pabrik-pabriknya, menegaskan militer AS melancarkan serangan yang menghancurkan hampir seluruh tentara Iran, sebagian besar pabrik drone dan landasan peluncuran, serta area pembuatan rudal di Iran selama perang.
"Tetapi mereka masih memiliki kemampuan," kata Trump, seperti diberitakan Al Jazeera.
Selain itu, Iran menunjukkan kemampuan rudal dan drone yang berkelanjutan melalui serangan yang dilakukan dalam beberapa hari terakhir di wilayah Teluk, termasuk serangan terhadap Bandara Internasional Kuwait.
Trump: AS Mencegah Iran Punya Senjata Nuklir
Mengenai perjanjian nuklir , Trump menekankan bahwa Iran hampir memiliki senjata nuklir sebanyak dua kali, tetapi dia tidak memberikan detail lebih lanjut.
Dengan dibantu Israel, Trump mengklaim perang terhadap Iran diperlukan untuk mencegah Teheran mengembangkan senjata nuklir, tuduhan yang dibantah oleh Iran.
Dia menambahkan perjanjian nuklir sebelumnya dengan Iran – yang disimpulkan pada era mantan Presiden Barack Obama – adalah jalan menuju perolehan senjata nuklir.
"Jika saya tidak membatalkan perjanjian nuklir (pada tahun 2018 selama masa jabatan pertamanya), Iran akan memiliki senjata nuklir lima tahun yang lalu," kata Trump.
Presiden AS telah berulang kali menyatakan AS menghancurkan sepenuhnya angkatan darat dan angkatan laut Iran, dan Iran tidak lagi memiliki kemampuan militer apa pun.
Meskipun gencatan senjata telah tercapai pada April lalu, negosiasi antara Iran dan Amerika Serikat untuk mencapai kesepakatan guna mengakhiri perang mengalami hambatan.
Pembicaraan langsung, yang dimulai pada bulan April dan dimediasi oleh Pakistan, telah terhenti, sementara pesan terus dipertukarkan melalui perantara, di tengah bentrokan berulang di Teluk yang mengancam gencatan senjata, lapor Al Arabiya.
Editor Video: Reta
Uploader: Erwin Joko Prasetyo
Sumber: https://www.tribunnews.com/internasional/7838733/tak-suka-didesak-akhiri-perang-trump-negosiasi-iran-bisa-berlangsung-bertahun-tahun.
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
#beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #kabarterkini #NegosiatorIran #Negosiasi #GencatanSenjata #DonaldTrump #PerangIranAs #amerikaserikat #donaldtrump #as #Iran #Uranium #geopolitik #perangtimurtengah #konfliktimurtengah #konflikiranas #nukliriran