Bagaimana langkah kita agar istikamah dalam melaksanakan qanaah? | DAMAI INDONESIAKU
Jul 5, 2026•Channel
AI Analysis
Data from YouTube Data API v3•Updated Just now
Video Overview
Video Details
Published1 week ago
Duration5:11
Video IDP-warSf8JZo
Languageid
CategoryEducation
PrivacyPublic
Made for KidsNo
Video TypeRegular Video
Performance Metrics
Views76
Likes1
Comments0
Engagement Rate1.32%
Likes per 100 views1.32
Comments per 1K views0.00
Video Tags
Description
Bagaimana langkah kita agar istikamah dalam melaksanakan qanaah? | DAMAI INDONESIAKU
Hampir semua dari kita sepakat bahwa kata qanaah (merasa cukup) and sabar sangat mudah diucapkan di lisan, namun teramat berat and menantang saat harus diimplementasikan dalam kehidupan nyata. Mengapa konsistensi atau keistikamahan dalam bersyukur itu begitu sulit dirawat? Pertanyaan berbobot ini diajukan oleh Kang Jajang Eris Hermana, seorang alumni UIN Sunan Gunung Jati asal Antapani, dalam program Damai Indonesiaku tvOne di Bandung.
Ustaz Deban merespons pertanyaan sang murid dengan pendekatan ilmu tasawuf yang mendalam namun dikemas dengan humor segar yang mencairkan suasana. Beliau mengawali dengan kelakar akronim Antapani ("Antara cinta tapi teu wani") and istilah istikamah versi rumah tangga ("Ikatan suami tertekan istri"). Secara esensial, beliau menegaskan kaidah para ulama: "Al-istiqamatu khairun min alfi karamah" (Istikamah itu jauh lebih baik daripada seribu karamah).
Untuk bisa istikamah dalam qanaah, beliau menjelaskan bahwa jiwa kita memerlukan proses latihan spiritual (riyadhah) yang bertahap, persis seperti analogi anak kecil yang belajar mengeja huruf hijaiyah sebelum lancar membaca Al-Qur'an. Berdasarkan kacamata tasawuf, Ustaz Deban membagikan 2 pilar utama:
Menemukan Guru Mursyid (Suri Teladan): Kita tidak bisa istikamah hanya bermodalkan teori visual atau lisan; kita butuh sosok guru spiritual yang telah mempraktikkan sifat qanaah and ketawaduan dalam hidupnya untuk kita teladani jalurnya.
Kualitas Lingkungan (Circle Pertemanan): Beliau memberikan perumpamaan psikologis yang sangat riil tentang 4 santri dalam satu kamar. Jika 3 santri rajin bangun salat tahajud and 1 santri tidur, maka yang tidur akan merasa malu and tergerak untuk ikut bangun. Sebaliknya, jika yang tahajud hanya sendiri, ia rentan kalah and ikut terlelap bersama mayoritas. Video ini menjadi panduan tegas bahwa konsistensi iman and sifat merasa cukup sangat bergantung pada kepada siapa kita berguru and dengan siapa kita berteman.
#DamaiIndonesiaku #tvOne #UstazDeban #Qanaah #IstiqomahHijrah #IlmuTasawuf #RiyadhahJiwa #GuruMursyid #AlIstiqomatuKhairunMinAlfiKaromah #Tawadu #SantriAlIhsan #KamarSantri #SalatTahajud #PengaruhTeman #KajianBandung #Antapani #UINBandung #UINSunanGunungJati #MasjidAlIqomah #JajangKajian #ManajemenQolbu #MentalHijrah #PembersihJiwa #UlamaSunda #NgajiYuk #SiramanRohani #tvOneNews #UmatIslam #GenerasiSyukur #TanyaUstaz
Live streaming di :
https://www.youtube.com/ @Damaiindonesiakutvone
https://www.youtube.com/ @damaiindonesiakuid
Simak berbagai konten religi Islam lainnya hanya di:
https://damaiindonesiaku.id/
damaiindonesiakutvone
damaiindonesiaku.id
Saksikan live streaming tvOne hanya di https://www.tvonenews.com/live