WADUH! PRODUKSI KF-21 BLOK 2 TERANCAM MOLOR, RI GIMANA | AUSSIE DAPAT IZIN BELI + PRODUKSI RUDAL NSM
May 16, 2026•Channel
AI Analysis
Data from YouTube Data API v3•Updated Just now
Video Overview
Video Details
Published2 months ago
Duration9:30
Video IDQcStPdDbuAc
Languageid
CategoryNews & Politics
PrivacyPublic
Made for KidsNo
Video TypeRegular Video
Performance Metrics
Views13.3K
Likes737
Comments224
Engagement Rate7.21%
Likes per 100 views5.53
Comments per 1K views16.81
Video Tags
Description
WADUH ! PRODUKSI KF-21 BLOK 2 TERANCAM MOLOR, RI GIMANA ??
AUSSIE DAPAT IZIN BELI + PRODUKSI RUDAL NSM, MALAYSIA AMSYONG
Okeh 2 Kabar Panas,,,
Pertama baru baru ini lagi, KF-21 Boramae Block 2 kembali jadi sorotan tajam. Korea Selatan dikabarkan sedang mengevaluasi ulang jadwal produksi massal KF-21 Block 2 akibat lonjakan biaya program yang sangat besar.
Awalnya program 80 unit KF-21 diperkirakan menelan biaya sekitar 14,24 triliun won. Namun kini melonjak menjadi sekitar 18,44 triliun won!
Penyebabnya tak main main diduga karena inflasi global, supply chain dunia yang terganggu, hingga melemahnya nilai won Korea Selatan terhadap dolar AS. Padahal sekitar 35% komponen KF-21 masih berasal dari impor termasuk mesin GE F414 buatan Amerika Serikat.
Yang bikin makin panas… justru KF-21 Block 2 yang diincar Indonesia,, ini akhirnya berpotensi mengalami keterlambatan produksi hingga 2034-2035!
Lantas bagaimana nasib rencana Indonesia membeli 16 unit KF-21 Block 2?
Apakah Indonesia kini punya posisi tawar lebih kuat terhadap Korea Selatan?
Apakah Seoul takut kehilangan Indonesia sebagai calon pembeli ekspor pertama KF-21 di dunia? Apakah Indonesia bakal cabutt..
Di sisi lain, muncul kabar panas lain dari Malaysia!
Saat Malaysia dikabarkan terkena blokir rudal anti kapal NSM dari Norwegia, justru Australia dan Norwegia malah memperkuat kerja sama besar-besaran untuk produksi rudal NSM dan JSM di Australia!
Australia bahkan akan membangun fasilitas produksi rudal sendiri dengan investasi miliaran dolar.
Nah pertanyaan amsyongnya,, Kenapa Malaysia diblokir tetapi Australia justru diberi akses strategis?
Apakah faktor geopolitik mulai bermain?
Apakah kedekatan Australia dengan Barat, NATO, dan AUKUS menjadi faktor utama?
Simak pembahasan lengkapnya di video ini boskuh!