Kapal Kapal Mulai Menumpuk di Selat Hormuz Buntut Trump Tolak Proposal Kesapakatan Iran

May 15, 2026Channel
AI Analysis
Data from YouTube Data API v3Updated Just now

Video Overview

Video Details

Published2 months ago
Duration3:37
Video IDQfrpHxK0ynk
Languageid
CategoryNews & Politics
PrivacyPublic
Made for KidsNo
Video TypeRegular Video

Performance Metrics

Views56
Likes0
Comments0
Engagement Rate0.00%
Likes per 100 views0.00
Comments per 1K views0.00

Description

KOMPAS.TV - Kapal-kapal terlihat berhenti di Selat Hormuz pada Kamis (14/5/2026) di tengah pembatasan navigasi yang masih diberlakukan Iran dan berlanjutnya blokade laut Amerika Serikat terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran. Rekaman memperlihatkan kapal-kapal dan tanker minyak terdampar di laut, dengan sebagian membawa kontainer sementara lainnya tampak kosong. Televisi pemerintah Iran mengumumkan bahwa Teheran telah mengizinkan 30 kapal melintas di Selat Hormuz sejak Rabu malam. Berbicara dalam KTT BRICS di New Delhi, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan selat tersebut tetap terbuka untuk pelayaran komersial, asalkan kapal bekerja sama dengan angkatan laut Iran. Situasi ini terjadi setelah Presiden AS Donald Trump menolak tanggapan terbaru Iran terhadap usulan kesepakatan yang bertujuan mengakhiri perang. Trump mengancam akan melanjutkan "Operation Project Freedom" dan berulang kali menyatakan bahwa Amerika Serikat akan terus mempertahankan blokade terhadap pelabuhan Iran. Sahabat Kompas TV Sukabumi! Jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Kompas TV Sukabumi, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia. Jangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live. Sosial Media Kompas TV Sukabumi: YouTube : https://www.youtube.com/c/KompasTVSukabumi/videos Instagram : https://www.instagram.com/kompastvsukabumi Facebook : https://www.facebook.com/redaksikompastvsukabumi Twitter : @ktvsukabumi TikTok : https://www.tiktok.com/@kompastvsukabumi

Related Videos

More videos from KOMPASTV SUKABUMI