🔴[PORTRAIT] Perang AS-Iran Rugikan RI Gegara BoP, Pakar: Tak Perlu Diplomasi, Mending Urus Negara

Mar 4, 2026Channel
AI Analysis
Data from YouTube Data API v3Updated Just now

Video Overview

Video Details

Published2 months ago
Duration22:19
Video IDR9M0zc6QuCU
Languageid
CategoryNews & Politics
PrivacyPublic
Made for KidsNo
Video TypeRegular Video

Performance Metrics

Views197
Likes4
Comments0
Engagement Rate2.03%
Likes per 100 views2.03
Comments per 1K views0.00

Description

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru TRIBUN-VIDEO.COM - Direktur Center of Economic and Law Studies (CELIOS), Bhima Yudhistira, menilai pemerintah seharusnya lebih fokus memperkuat fondasi ekonomi domestik. Ia menilai sikap tersebut lebih baik dilakukan dibanding Presiden Prabowo Subianto pergi ke Iran menjadi mediator konflik dengan AS. Pasalnya konflik AS-Iran akan berdampak bagi Indonesia, termasuk dari segi ekonomi. Menurut Bhima, langkah yang lebih strategis adalah menyiapkan paket kebijakan ekonomi yang komprehensif. Ia menekankan bahwa ketahanan ekonomi dalam negeri harus menjadi prioritas utama di tengah ketidakpastian global. Lebih lanjut, Bhima berpandangan bahwa secara strategis Indonesia seharusnya mempererat hubungan dengan negara-negara BRICS. Ia menilai kedekatan yang terlalu jauh dengan AS berpotensi menimbulkan konsekuensi ekonomi yang tidak ringan. Bhima mengingatkan bahwa sejak Indonesia menandatangani perjanjian dengan AS, posisi Indonesia kerap dipersepsikan sebagai sekutu Negeri Paman Sam. Persepsi ini, menurutnya, bisa menimbulkan tantangan terhadap prinsip politik luar negeri bebas aktif yang selama ini menjadi pijakan diplomasi Indonesia. (Tribun-Video.com) Program: Tribunnews On Focus Host: Maria Nanda Ayu Saputri Editor Video: Dedhi Ajib Ramadhani Uploader: Bintang Nur Rahman

Related Videos

More videos from TribunnewsWIKI Official