SELEBRASI LOKAL - PREDIKSI ZULHAM ZAMRUN PORTUGAL TEMBUS FINAL PIALA DUNIA 2026

Jun 12, 2026Channel
AI Analysis
Data from YouTube Data API v3Updated Just now

Video Overview

Video Details

Published1 month ago
Duration13:51
Video IDS875aXKwj2c
Languageid
CategoryNews & Politics
PrivacyPublic
Made for KidsNo
Video TypeRegular Video

Performance Metrics

Views19
Likes1
Comments0
Engagement Rate5.26%
Likes per 100 views5.26
Comments per 1K views0.00

Description

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru Jelang Piala Dunia 2026 yang akan diselenggarakan di Amerika Serikat, Meksiko dan Kanada. Atmosfer sepakbola dunia ini mulai memanas. Tidak terkecuali di Indonesia, di mana para pencinta sepakbola dan talenta lokal turut memberikan pandangan mereka. Dalam program Selebrasi Lokal 2026 bersama jurnalis Tribunternate.com Munawir Taoeda, Jumat (5/6/2026). Ikon sepakbola Maluku Utara sekaligus kebanggaan Kota Ternate Zulham Zamrun membagikan analisisnya. Bahkan ia membuat prediksi mengenai peta persaingan di turnamen paling bergengsi tersebut. Saat dijumpai di rumahnya sore itu, Zulham Zamrun menyambut tim Tribunternate.com dengan humble. Kenakan celana pendek hitam dan jersey oblong berlogo adidas, ia menyuguhkan ala kadarnya sebelum 'bacarita bola' seputar Piala Dunia 2026. Alasan historis dan kekaguman pada Cristiano Ronaldo Saat ditanya mengenai negara jagoannya, eks bomber Persib Bandung ini tanpa ragu langsung menunjuk Portugal. Pilihan ini ternyata tidak hanya didasari oleh kekuatan tim semata, melainkan ada kedekatan emosional dan sejarah kuat. "Kalau kita berbicara masalah sejarah, Maluku Utara atau Ternate dulunya adalah jajahan Portugis." "Jadi dari aspek itu pun ada hubungannya, "ujar Zulham menjelaskan latar belakang historisnya. Selain faktor sejarah, alasan terbesar Zulham mendukung tim berjuluk Selecao das Quinas tersebut adalah keberadaan sang idola, Cristiano Ronaldo. Sebagai sesama pemain depan, Zulham Zamrun sangat mengagumi dedekasi dan profesionalisme bintang dunia tersebut. Cristiano Ronaldo: Umur hanyalah sebuah angka Meskipun Ronaldo kini sudah memasuki usia 40'an tahun dan tidak lagi merumput di liga top Eropa. Ronaldo yang kini berkostum Al-Nassr di Saudi Pro League, Zulham Zamrun meyakini performa sang pemain tidak akan menurun. Ia menilai kedisiplinan luar biasa Ronaldo membuat kondisi fisiknya tetap berada di level tertinggi untuk bersaing dengan para pemain muda. "Melihat dari gaya hidup dia, mungkin saya bisa bilang umur itu hanya sebuah angka bagi seorang Cristiano Ronaldo." "Bahkan hampir seluruh pemain di dunia ini tidak bisa mengikuti jejaknya dalam pola hidup sebagai seorang atlet, "tutur Zulham. Ia juga menambahkan bahwa sosok Ronaldo masih sangat disegani dan dibutuhkan sebagai pemimpin di skuad Portugal. Prancis menjadi batu sandungan terbesar Membicarakan peluang juara, pemain yang juga pernah membela Persipura Jayapura ini mengakui Portugal memiliki materi pemain sangat mewah. Banyak penggawa Portugal yang sukses meraih gelar juara bersama klubnya masing-masing di liga domestik maupun Liga Champions Eropa. Kendati demikian, jalan Portugal diprediksi tidak akan mudah. Ketika ditanya mengenai negara mana yang akan menjadi lawan paling tangguh atau 'batu sandungan' bagi Portugal, Zulham menunjuk Prancis sebagai kandidat utama. "Keberadaan pemain-pemain kunci berkelas dunia seperti Kylian Mbappe di kubu Prancis akan menjadi ujian terberat apabila kedua tim saling berhadapan di atas lapangan, "tutur Zulham. Peluang Portugal menembus babak final Berdasarkan performa terkini, Zulham yakin bahwa Portugal memiliki komposisi yang solid untuk bisa menembus babak final. Menurutnya, di dunia sepak bola, gelar juara sering kali dianggap sebagai sebuah bonus dari kerja keras kolektif. Tapi ketika sebuah tim sudah berhasil mengamankan tempat di partai puncak, ambisi untuk membawa pulang trofi tentu menjadi harga mati. Menariknya, salah satu prediksi yang beredar menyebutkan bahwa babak final ideal berpotensi mempertemukan Portugal dengan Belanda. Kedua negara ini secara historis memiliki keterikatan tersendiri dengan wilayah nusantara di masa lalu. Jika prediksi ini terwujud, laga final dipastikan akan melahirkan juara baru yang belum pernah memiliki bintang kemenangan (gelar juara Piala Dunia) di jersei mereka sebelumnya. Redupnya rivalitas klasik dengan Argentina Ketika ditanya mengenai potensi pertemuan kembali rivalitas legendaris antara Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi di level internasional, Zulham justru berfikir realistis. Kata Zulham, berbeda dengan Piala Dunia edisi sebelumnya, kekuatan Argentina saat ini tidak lagi terlalu dikhawatirkan untuk mempertahankan status juara berturut-turut (back to back). Faktor kondisi fisik juga menjadi sorotan, Lionel Messi yang kini membela Inter Miami dilaporkan sempat mengalami isu cedera sebelum kompetisi dimulai. "Hal ini dinilai dapat memengaruhi performa individualnya serta kerja sama tim secara keseluruhan, sehingga membuat peluang mereka untuk kembali mendominasi menjadi lebih kecil, "papar Zulham. Deretan tandem yang siap membantu Ronaldo bersinar Piala Dunia 2026 ini diprediksi kuat akan menjadi panggung turnamen internasional terakhir bagi Cristiano Ronaldo sebelum memutuskan gantung sepatu.

Related Videos

More videos from Tribun Sulbar Official