JALAN MALIOBORO AKAN DITUTUP TOTAL SEHARI PADA 2 APRIL 2026
Mar 31, 2026•Channel
AI Analysis
Data from YouTube Data API v3•Updated Just now
Video Overview
Video Details
Published2 months ago
Duration2:25
Video IDSRE7imCesnA
Languageid
CategoryNews & Politics
PrivacyPublic
Made for KidsNo
Video TypeRegular Video
Performance Metrics
Views11.4K
Likes25
Comments7
Engagement Rate0.28%
Likes per 100 views0.22
Comments per 1K views0.61
Video Tags
Description
JALAN MALIOBORO AKAN DITUTUP TOTAL SEHARI PADA 2 APRIL 2026
Jalan Malioboro akan ditutup total selama satu hari pada Kamis, 2 April 2026.
Langkah ini dilakukan menyusul adanya acara peringatan hari ulang tahun ke-80 Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sekaligus Raja Keraton Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X.
Kepala Dinas Perhubungan DIY, Chrestina Erni Widyastuti menjelaskan, penutupan arus lalu lintas akan dilakukan mulai dari sisi utara hingga kawasan selatan Malioboro.
Termasuk sirip-sirip jalan juga akan ditutup.
Pada saat yang sama, ribuan orang diperkirakan bakal memadati akses menuju Keraton Yogyakarta.
Selain Malioboro, arus lalu lintas dari arah timur di Jalan Senopati serta akses dari Titik Nol Kilometer ke arah barat menuju RS PKU Muhammadiyah juga akan ditutup.
Adapun penutupan ini dijadwalkan berlangsung mulai pukul 06.00 WIB hingga sekitar pukul 12.00 WIB.
Sebagai informasi, acara bertajuk mangayubagya atau bentuk syukur atas ulang tahun ke 80 Sultan HB X ini diinisiasi oleh Nayantaka, paguyuban lurah se-DIY.
Ketua Nayantaka, Gandang, menjelaskan, acara ini akan dihadiri oleh sekitar 10.000 hingga 12.000 orang yang terdiri dari lurah dan pamong kelurahan di seluruh DIY.
Para lurah yang hadir ini diwajibkan mengenakan pakaian adat Jawa atau pakaian adat khas Yogyakarta.
Meski menjadi acara resmi bagi para pamong, Gandang mempersilakan masyarakat umum untuk ikut bergabung memeriahkan suasana dengan mengenakan batik.
Untuk mengantisipasi kepadatan, panitia telah menyiapkan kantong-kantong parkir khusus bagi rombongan dari tiap kabupaten.
Lurah dari Kota Yogyakarta akan ditempatkan di TKP Sriwedani, sementara rombongan dari Sleman dan Gunungkidul dipusatkan di Kompleks Kepatihan.
Untuk lurah asal Kulon Progo, lokasi parkir disiapkan di Jalan Ahmad Dahlan, sedangkan rombongan dari Kabupaten Bantul akan menggunakan TKP Senopati.
Urutan kedatangan rombongan akan dimulai dari Kota Yogyakarta, disusul Sleman, Bantul, Kulon Progo, dan terakhir Gunungkidul untuk memberikan toleransi waktu perjalanan. (*)
Produser : Ibnu Taufik Juwariyanto
Penulis : Mona Kriesdinar
Program : Tribun Jogja News
Host : Prisca Ruri
Editor : Afiffudin
Uploader : Afiffudin
Sumber : kompas
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru