Trump Ubah Taktik, AS Lepas Tangan soal Kondisi Selat Hormuz dan Fokus Lemahkan Produksi Rudal Iran
Mar 31, 2026•Channel
AI Analysis
Data from YouTube Data API v3•Updated Just now
Video Overview
Video Details
Published2 months ago
Duration0:05
Video IDS_Sf01vGEcU
Languageid
CategoryNews & Politics
PrivacyPublic
Made for KidsNo
Video TypeYouTube Short
Performance Metrics
Views14.6K
Likes17
Comments5
Engagement Rate0.15%
Likes per 100 views0.12
Comments per 1K views0.34
Video Tags
#strategi baru as#donald trump iran#selat hormuz 2026#perang as iran terbaru#angkatan laut iran#kekuatan militer iran#strategi militer amerika#konflik timur tengah memanas#blokade hormuz#krisis minyak dunia#irgc iran#angkatan laut irgc#geopolitik dunia terbaru#militer amerika serikat#strategi perang trump#berita internasional terbaru#breaking news dunia#update konflik global#video perang viral#analisis militer as iran
Description
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM- Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengaku siap mengakhiri kampanye militer terhadap Iran kendati Selat Hormuz masih diblokade.
Langkah ini menjadi strategi baru Trump, yang memilih lepas tangan atas kondisi di Selat Hormuz.
Dilaporkan, pemerintah AS kemungkinan membiarkan Teheran mempertahankan kendali atas jalur pelayaran vital tersebut.
Bersamaan dengan sikap tersebut, rencana operasi militer untuk membuka blokade selat ditunda.
Trump menilai, hal itu terlalu kompleks dan memakan waktu lama.
Sejumlah pejabat AS menyebut, upaya membuka Selat Hormuz secara paksa tidak sejalan dengan target waktu perang yang telah ditetapkan.
Lantas, sebagai gantinya Trump kini memprioritaskan untuk melemahkan kekuatan angkatan laut Iran hingga menghancurkan persediaan rudalnya.
Jika target itu sudah tercapai, AS ingin meredakan ketegangan militer sembari menekan Teheran secara diplomatik.
Langkah ini diharapkan dapat membuka kembali jalur perdagangan internasional secara normal.
Namun, jika jalur itu tetap tertutup, Washington akan mendorong sekutu di Eropa dan kawasan Teluk untuk memimpin upaya pembukaan Selat Hormuz.
Hal senada disampaikan Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt pada Senin (30/3).
Leavitt menyebut Trump ingin mencapai kesepakatan dengan Teheran sebelum tenggat waktu 6 April.
(Tribun-Video.com/Adila Ulfa Muna Risna)
Artikel ini telah tayang di cbsnews.com dengan judul Trump kembali mengancam pembangkit listrik Iran di tengah perang yang kembali membuat harga minyak melonjak.
https://www.cbsnews.com/live-updates/iran-war-us-trump-uncertainty-oil-prices-strait-of-hormuz-houthis-red-sea/
Editor Video: Difa Isnaeni Azizah