Ramai-ramai Seruan #SellSingapore & Boikot Aplikasi sampai e-Commerce Negeri Singa, Publik Dukung RI

Jun 12, 2026Channel
AI Analysis
Data from YouTube Data API v3Updated Just now
Tribunnews
Tribunnews

15.5M subscribers

View Channel

Video Overview

Video Details

Published1 month ago
Duration6:48
Video IDT1AJrX2G8YI
Languageid
CategoryNews & Politics
PrivacyPublic
Made for KidsNo
Video TypeRegular Video

Performance Metrics

Views10.9K
Likes481
Comments445
Engagement Rate8.49%
Likes per 100 views4.41
Comments per 1K views40.81

Description

Baca Selengkapnya di https://video.tribunnews.com/news/943048/ramai-ramai-seruan-sellsingapore-boikot-aplikasi-sampai-e-commerce-negeri-singa-publik-dukung-ri Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru TRIBUN-VIDEO.COM - Tagar #SellSingapore dan #BuyIndonesia ramai diperbincangkan di media sosial. Warganet menyerukan dukungan terhadap produk dan layanan dalam negeri sebagai upaya peningkatan ekonomi Indonesia. Warganet sekaligus menyerukan pengurangan penggunaan sejumlah merek yang dianggap berasal dari Singapura. Sejumlah poster boikot pun beredar luas di platform media sosial. Di antaranya menampilkan nama bank, aplikasi transportasi, e-commerce, hingga perusahaan makanan yang dikaitkan dengan Singapura. Kepekaan publik Indonesia ini seusai banyaknya narasi #sellIndonesia yang sebelumnya diduga bermula dari media Singapura. Hal ini sekaligus menguatkan sentimen nasionalisme ekonomi dan ajakan untuk memperkuat industri dalam negeri. Meski demikian, hingga saat ini belum ada seruan resmi dari pemerintah Indonesia untuk memboikot produk atau perusahaan asal Singapura. Narasi #SellSingapore menguat setelah muncul berbagai diskusi di media sosial terkait penguatan ekonomi nasional. Hal ini berkaitan dengan langkah pemerintah membangun sistem yang lebih terintegrasi dalam pengelolaan investasi, ekspor, dan impor melalui Danantara. Selain itu, perdebatan mengenai hubungan ekonomi Indonesia-Singapura serta isu aliran modal ke luar negeri turut memicu munculnya seruan untuk lebih mengutamakan produk dan layanan dalam negeri. Sebelumnya, Wakil Perdana Menteri Singapura, Gan Kim Yong, juga telah merespons kebijakan baru pemerintah Indonesia yang menerapkan sistem ekspor satu pintu untuk tiga komoditas sumber daya alam strategis. Dari kebijakan tersebut, ekspor kelapa sawit, batu bara, dan paduan besi akan dikelola melalui PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI). Gan Kim Yong mengatakan Singapura memahami setiap negara memiliki prioritas dan tantangan tersendiri dalam mengelola sumber daya alamnya. Atas hal itu, Singapura menghormati langkah yang diambil Indonesia. Dalam konferensi pers pada Selasa (9/6), Gan menyebut, Singapura akan tetap menjadi mitra yang siap bekerja sama dengan Indonesia. Ia menegaskan, Singapura ingin memastikan hubungan perdagangan dan rantai pasok antara kedua negara tetap berjalan lancar meski ada perubahan regulasi. (Tribun-Video.com) Program: Tribunnews Update Host: Nila Irda Editor Video: dharma aji yudhaningrat Uploader: Panji Anggoro Putro

Related Videos

More videos from Tribunnews