Penggemar Meksiko Kecam Harga Tiket Piala Dunia dan Tindakan Keras Menjelang Laga Pembuka
Jun 11, 2026•Channel
AI Analysis
Data from YouTube Data API v3•Updated Just now
Video Overview
Video Details
Published1 month ago
Duration5:39
Video IDTPv1vlif8HU
Languageid
CategoryNews & Politics
PrivacyPublic
Made for KidsNo
Video TypeRegular Video
Performance Metrics
Views27
Likes0
Comments0
Engagement Rate0.00%
Likes per 100 views0.00
Comments per 1K views0.00
Video Tags
Description
TRIBUN-VIDEO.COM - Saat Mexico City bersiap untuk pembukaan bersejarah Piala Dunia FIFA 2026, sejumlah warga lokal mengungkapkan rasa frustrasi mereka atas tindakan keras terhadap penjualan merchandise tidak resmi dan harga tiket yang mahal.
Rekaman yang diambil pada hari Rabu memperlihatkan para penggemar mengenakan jersei Meksiko dan mengibarkan bendera Meksiko, dengan salah satunya mengenakan topi sombrero. Para penggemar juga terlihat berjalan di sekitar Monumen Revolusi dan membeli jersei dari pedagang kaki lima.
"Ini adalah Piala Dunia di mana Meksiko tidak benar-benar diundang, terutama karena adanya berbagai pembatasan. Sebagai orang Meksiko, kami mencoba mengekspresikan identitas kami dan menunjukkan kebanggaan kami, namun sayangnya, saat ini satu-satunya cara untuk menonton adalah melalui televisi berbayar," kata Aldo Nunez, seorang penduduk Mexico City.
Di Estadio Azteca, tempat Meksiko akan menghadapi Afrika Selatan dalam laga pembuka Piala Dunia pada hari Kamis, harga rata-rata tiket dilaporkan telah mencapai sekitar $1.300—jauh lebih tinggi dibandingkan dengan pertandingan-pertandingan Piala Dunia sebelumnya.
Jazmin, seorang pedagang kaki lima yang menjual jersei, mengeluhkan pembatasan pada penjualan merchandise.
"Kami telah menabung uang agar bisa berinvestasi dalam merchandise. Dan sekarang FIFA mengatakan bahwa kami tidak boleh menjual apa pun yang bertema Meksiko [...] Sebagian besar dari kami tidak setuju dengan hal itu," ujarnya.
"Mereka mendenda bisnis-bisnis yang menayangkan pertandingan di restoran, dan itu tidak adil. Orang-orang pergi makan malam agar mereka bisa menikmati pertandingan," lanjutnya.
Akibat blokade serikat guru (CNTE) di dekat Estadio Azteca dan Zócalo, Presiden Claudia Sheinbaum menyatakan bahwa meskipun ada alternatif lain, penyelenggaraan festival penggemar pembukaan Piala Dunia di alun-alun utama masih belum pasti. Para guru menuntut kenaikan upah dan pembatalan reformasi pensiun, yang dianggap pemerintah tidak layak secara finansial.
Deyanira, seorang warga Meksiko yang tinggal di Jerman dan datang ke Mexico City untuk menonton Piala Dunia, merasa kecewa dengan pengaturan yang ada dan tidak bisa mendapatkan tiket.
"Saya baru saja mengetahui bahwa seorang petugas polisi mengatakan semuanya mungkin dibatalkan besok," katanya. "Jadi saya tidak tahu. Saya sedikit kecewa dan terkejut dengan organisasinya."
"Sekarang saya tiba di negara saya sendiri dan melihat sedikit kekacauan: pawai, protes, pembatasan, dan segalanya menjadi sangat mahal. Jadi, ini benar-benar Piala Dunia yang berbeda," tambahnya.
Piala Dunia FIFA 2026 dimulai pada 11 Juni di Mexico City, dengan pertandingan yang diselenggarakan di seluruh Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko dalam format 48 tim yang diperluas.
Program: Tribunnews Update
Editor Video: Dedhi Ajib Ramadhani
Uploader: Bintang Nur Rahman
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.
Ikuti juga informasi melalui akun media sosial dan website kami:
Website : https://cirebon.tribunnews.com
Instagram: https://www.instagram.com/tribuncirebondotcom
Twitter : https://twitter.com/tribun_cirebon
Facebook : https://www.facebook.com/tribuncirebon
Tiktok : https://www.tiktok.com/@tribuncirebon.com
#tribuncirebon #pialadunia2026 #meksiko